Breaking News:

Berita Siak

1,5 Tahun Tak Tinjau RSUD Tengku Rafian, Bupati Siak Alfedri Idamkan Siak Jadi Tujuan Health Tourism

Sudah 1,5 tahun tidak meninjau RSUD Tengku Rafian, kini Bupati Siak Alfedri mengidamkan Siak jadi tujuan health tourism.

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Ariestia
Pemkab Siak
Bupati Siak Alfedri didampingi Wakil Bupati Siak Husni Merza, Kepala Dinas Kesehatan Siak R Tonny Chandra dan Direktur RSUD Tengku Rafian Siak Benny Chairuddin, menggunting pita atas peresmian pemakaian Laboratorium Patologi Anatomi (PA) RSUD tersebut, Sabtu (13/11/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Sudah 1,5 tahun tidak meninjau RSUD Tengku Rafian, kini Bupati Siak Alfedri mengidamkan Siak jadi tujuan health tourism.

Pandemi Covid-19 telah membatasi aktivitas manusia sehingga menimbulkan dampak sosial.

Tidak hanya masyarakat biasa yang terdampak, seorang bupati pun terhalang untuk meninjau rumah sakit karena pandemi.

Hal tersebut dirasakan Bupati Siak Alfedri.

Ia mengaku selama 1,5 tahun lebih tidak dapat meninjau RSUD Tengku Rafian Siak.

Alasan karena bukan apa-apa, hanya karena pandemi Covid-19 sebab RSUD kebanggaan Pemkab Siak tersebut menjadi tempat perawatan pasien Covid-19.

“Kira-kira terhitung sejak Maret 2020 lah saya tidak pernah memijakkan kaki ke RSUD ini, inilah baru mijak kaki di RSUD. Pokoknya sejak Covid-19 saya tak ada datang ke RSUD ini,” kata Alfedri, Sabtu (13/11/2021) saat meresmikan pemakaian Laboratorium Patologi Anatomi (PA) RSUD tersebut.

Meski demikian, ia melanjutkan, sebagai bupati ia tetap memantau bagaimana pelayanan kesehatan di RSUD ini berjalan optimal.

Ia mengaku selalu menelepon Direktur RSUD Tengku Rafian Siak Benny Chairuddin.

“Ya, selalu saya telepon bagaimana penanganan Covid di RSUD Tengku Rafian berjalan dengan baik,” kata dia.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved