Breaking News:

Harga Minyak Goreng Mahal, Mendag Akan Salurkan 11 Juta Liter, Berapa Harganya?

Lutfi bilang penetapan HET sebelumnya mengacu pada harga CPO 500 dollar AS-600 dollar AS per ton.

TRIBUNPEKANBARU.COM/FERNANDO SIKUMBANG
Pedagang bahan kebutuhan pokok di Pasar Sail, Kota Pekanbaru menyusun kemasan minyak goreng. Harga minyak goreng saat ini masih meroket. Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi akan mengguyur minyak goreng murah ke pasar.

Hal itu sebagai langkah menangani kenaikan harga minyak goreng.

Pemerintah akan menjual minyak goreng kemasan murah seharga Rp 11.000 per liter.

"Mereka (pelaku usaha) sudah setuju dengan Asosiasi Peritel Indonesia (Aprindo) untuk mendistribusikan 11 juta liter minyak goreng kemasan sederhana dengan harga 14.000," ujar Lutfi dalam keterangannya, Senin (15/11/2021).

Minyak goreng murah tersebut akan dijual di gerai Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo).

Terdapat 45.000 gerai yang akan menjual minyak goreng murah tersebut di seluruh Indonesia.

Meski dijual dengan harga Rp 14.000 per liter, harga tersebut masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) pemerintah.

Sebelumnya HET pemerintah sebesar Rp 11.000 per liter untuk minyak goreng kemasan sederhana.

Tingginya harga minyak goreng dipicu oleh melonjaknya harga minyak sawit mentah (CPO).

Lutfi bilang penetapan HET sebelumnya mengacu pada harga CPO 500 dollar AS-600 dollar AS per ton.

"Harga saat ini CPO sudah menyentuh lebih dari 1.200 dollar AS per ton," ungkap Lutfi.

Saat ini Lutfi bilang harga minyak goreng kemasan sederhana sebesar Rp 16.000 hingga Rp 17.000 per liter. Walau pun begitu, stok minyak goreng dipastikan Lutfi dalam kondisi aman.

( Tribunpekanbaru.com / Kompas )

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved