Breaking News:

Berita Rohul

Kasus Asusila Terhadap Anak Bawah Umur di Rohul, Pelaku Lecehkan Korban dengan Tangan Kanan

Terjadi kasus asusila terhadap anak bawah umur di Rohul yang dilakukan seorang pria berusia 58 tahun.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Desain Grafis Tribun Pekanbaru/Didik
Terjadi kasus asusila terhadap anak bawah umur di Rohul yang dilakukan seorang pria berusia 58 tahun. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIRPANGARAIAN - Terjadi kasus asusila terhadap anak bawah umur di Rohul yang dilakukan seorang pria berusia 58 tahun.

Pria berinisial Al itu terpaksa dijemput oleh Polisi dari Polsek Rambah Hilir Rokan Hulu pada Kamis (11/11) lalu.

Bukan tanpa sebab, gaek berinisial Al itu diduga telah melecehkan seorang anak perempuan berusia di bawah umur seminggu sebelumnya.

Disampaikan oleh Paur Humas Polres Rokan Hulu Aipda Mardiono, kejadian bermula pada saat korban tengah bermain dengan teman sebayanya di depan rumah tetangga.

Pada saat itu, pelaku yang tengah duduk di depan rumah sudah memperhatikan korban yang tengah asyik itu.

Sesaat kemudian, ketika pelaku hendak masuk kedalam rumah, pelaku tiba-tiba memegang alat vital (kemaluan, red) korban sebanyak satu kali.

"Korban yang masih berusia 11 Tahun itu kemudian takut dan lari ke rumahnya dan bercerita kepada orangtuanya," kata Paur.

Orangtua korban yang merasa keberatan kemudian melaporkan kejadian tak senonoh yang menimpa anaknya itu ke Polsek Rambah Hilir untuk diproses.

Lima hari setelah dilaporkan, polisi baru mengambil tindakan dengan menjemput pelaku dari rumahnya guna diperiksa.

Dalam pengakuannya itu, pelaku mengaku telah melakukan tindakan amoral kepada korban dengan cara meremas atau memegang kemaluan korban dengan tangan kanan.

"Korban saat ini sudah di visum dan pelaku juga sudah kita amankan di Mapolsek Rambah Hilir," tandasnya.

Atas perbuatannya itu, pelaku dijerat dengan Pasal 76E Jo Pasal 82 Ayat 1 UU Nomor 17/2016 tentang Penetapan PP Pengganti UU Nomor 1/2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Perlindungan Anak dengan ancaman pidana penjara," tandas Paur. (Tribun Pekanbaru/Syahrul Ramadhan)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved