Breaking News:

Berita Riau

Mangkir Diperiksa Terkait Kasus Dugaan Korupsi, Ketua KONI Kampar Bakal Kembali Dipanggil oleh Jaksa

Ketua KONI Kampar, Surya Darmawan diagendakan dipanggil kembali oleh jaksa Pidsus Kejati Riau terkait dugaan korupsi pembangunan di RSUD Bangkinang

Penulis: Rizky Armanda | Editor: CandraDani
www.rsudbangkinang.org
RSUD Bangkinang 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU-Sempat mangkir untuk diperiksa, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kampar, Surya Darmawan diagendakan dipanggil kembali oleh jaksa penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Riau.

Sejatinya, dia akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi, dalam perkara dugaan korupsi pembangunan ruang instalasi rawat inap (Irna) Kelas III di RSUD Bangkinang, Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2019.

Informasinya, Surya Darmawan dipanggil pada Jumat (12/11/2021) kemarin.

Dimana di hari itu, Korps Adhyaksa Riau turut memanggil 2 orang lainnya, yang setelah diperiksa sebagai saksi, penyidik akhirnya menetapkan keduanya sebagai tersangka dan langsung ditahan.

Kedua orang itu yakni pria berinisial MYS selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan RA, Team Leader Management Konstruksi (MK) atau Pengawas pada kegiatan pembangunan ruang instalasi rawat inap di RSUD Bangkinang.

Namun Surya Darmawan, pada hari itu mangkir dari pemanggilan penyidik.

Baca juga: Kasus Dugaan Korupsi RSUD Bangkinang, Jaksa Beri Sinyal Kemungkinan Ada Tersangka Baru

Baca juga: BREAKING NEWS ; 2 Tersangka Dugaan Korupsi RSUD Bangkinang Langsung Dijebloskan ke Penjara

Kedua tersangka (pakai rompi oranye) dugaan korupsi pembangunan ruang instalasi rawat inap di RSUD Bangkinang, Jumat (12/11/2021) ditahan dan dijebloskan ke penjara oleh Kejati Riau
Kedua tersangka (pakai rompi oranye) dugaan korupsi pembangunan ruang instalasi rawat inap di RSUD Bangkinang, Jumat (12/11/2021) ditahan dan dijebloskan ke penjara oleh Kejati Riau (Tribunpekanbaru/Rizky)

Asisten Intelijen Kejati Riau, Raharjo Budi Kisnanto menyebutkan, terkait hal itu, jaksa akan melayangkan surat panggilan kembali kepada yang bersangkutan.

"Lagi membuat surat panggilan. Saat ini sedang dibuat oleh Tim Penyidik," kata Raharjo.

"Tunggu tanggal mainnya," imbuh Asisten Intelijen Kejati Riau.

Penyidikan perkara ini dilakukan berdasarkan surat perintah penyidikan (sprindik) nomor: PRINT-03/L.4/Fd.1/01/2021. Surat itu ditandatangani pada 22 Januari 2021 oleh Kepala Kejati (Kajati) Riau kala itu, Mia Amiati.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved