Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Pimpinan dan BK Murka Lihat Anggota DPRD Pekanbaru Sering Bolos, Segera Surati Fraksi-Fraksi

Pimpinan dan Badan Kehormatan (BK) DPRD Pekanbaru, kini murka akibatnya seringnya bolos anggota dewan saat rapat paripurna.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Syafruddin Mirohi
Pimpinan dan Badan Kehormatan (BK) DPRD Pekanbaru, kini murka akibatnya seringnya bolos anggota dewan saat rapat paripurna. FOTO: Wakil Ketua DPRD Pekanbaru T Azwendi Fajri SE bersama Anggota BK DPRD Pangkat Purba, Ketua BK Ruslan Tarigan dan anggota BK Masni Ernawati, dalam suatu jumpa pers terkait persoalan lain, Senin (1/11/2021) di ruang BK DPRD Pekanbaru. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pimpinan dan Badan Kehormatan (BK) DPRD Pekanbaru, kini murka akibatnya seringnya bolos anggota dewan saat rapat paripurna.

Padahal, menghadiri secara resmi rapat paripurna tersebut, menjadi bagian dari tugasnya sebagai wakil rakyat.

Wakil Ketua DPRD Pekanbaru T Azwendi Fajri SE mengingatkan, kepada rekan-rekannya perihal ini, saat Rapat Paripurna Nota Keuangan R-APBD 2022, serta Paripurna Hasil Evaluasi Gubernur Riau Terhadap APBD Perubahan Tahun 2021, Senin kemarin.

Dia menyampaikan, agar semua anggota dewan, harus menghadiri Rapat Paripurna, karena belakangan sudah banyak yang absen.

"Minim kehadiran merupakan contoh yang tidak baik. Kami banyak dapat keluhan dan masukan dari unsur Forkompimda. Tentu ini masukan yang positif buat kita, agar tugas dan tanggungjawab ini berjalan," tegas Azwendi.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua BK DPRD Pekanbaru Ruslan Tarigan SPd MH.

BK secara tegas mengingatkan lagi kepada anggota dewan yang suka bolos saat rapat Paripurna.

Katanya, jika anggota dewan tidak hadir sebanyak enam kali berturut-turut, maka bisa di PAW tanpa pengaduan.

Termasuk halnya anggota dewan hadir, namun tidak menandatangani absensi, maka itu ilegal atau sama saja tidak hadir. Ini sesuai dengan Tatib DPRD Pekanbaru Pasal 107 ayat 3 huruf d.

"Dari tabulasi absen yang kita terima, memang banyak anggota yang bolos. Data kami sejak 2020 dan 2021," tegas Ruslan kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (16/11/2021).

Hingga kini, masih kata Ruslan, BK masih merahasiakan siapa saja yang banyak absen atau bolos. Yang pasti rapor merah ini akan dipublis bila waktunya sudah tepat.

BK sendiri akan tegak lurus menjalankan kewenangannya. Karenanya diharapkan, kepada semua anggota dewan agar dapat menjalankan tupoksi sesuai aturan yang berlaku.

"Kita akan surati semua fraksi-fraksi yang ada di DPRD ini. Tentunya ini juga menjadi pelajaran dan peringatan bagi semua anggota, supaya tak sesuka hatinya di DPRD ini. Yang pasti, semua terpulang kepada partainya masing-masing. Jika partainya membiarkan, makanya BK m punya aturan untuk menindaklanjutinya," sebut Politisi PDI-P ini. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved