Breaking News:

Berita Riau

Sempat Nihil Dua Hari, Covid-19 di Riau Bertambah Dua Kasus, 4 Sembuh

Sempat nihil selama dua hari berturut-turut, kembali ditemukan penamnahan kasus baru pasien terkonfirmasi Covid-19 di Riau.

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Ariestia
Freepik.com
Sempat nihil selama dua hari berturut-turut, kembali ditemukan penamnahan kasus baru pasien terkonfirmasi Covid-19 di Riau. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sempat nihil selama dua hari berturut-turut, kembali ditemukan penamnahan kasus baru pasien terkonfirmasi Covid-19 di Riau

Pada Selasa (16/11/2021) di Provinsi Riau terdapat penambahan 2 kasus terrkonfirmasi Covid-19.

Kabar baiknya, terdapat penambahan 4 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh dan tidak terdapat penambahan pasien yang dinyatakan meninggal dunia karena Covid-19.

Hingga saat ini ‎total kasus terkonfirmasi covid-19 selama pandemi ini melanda Riau sudah mencapai 128.158 kasus. Yang masih menjalani isolasi Mandiri masih ada 22 orang. Sedangkan yang dirawat di rumah sakit ada10 orang.

Kemudian untuk total pasien Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh ada sebanyak 124.011 orang dan total pasien Covid yang meninggal dunia di Riau sudah mencapai 4.115 orang.

‎Saat ini labor biomolekuker RSUD Arifin Ahmad ‎per harinya sudah memeriksa spesimen berjumlah 3.387 sampel dan jumlah orang di periksa berjumlah 3.108 orang.

Meski tren kasus Covid-19 di Riau terus mengalami penurunan, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, mengingatkan agar masyarakat tidak abai dalam menjalankan protokol kesehatan.

Pesan ini disampaikan Gubri Syamsuar menyusul terus menurunnya kasus harian pasien terkonfirmasi Covid-19 di Riau.

Gubri Syamsuar menegaskan, meski kasus Covid-19 di Riau, masyarakat diminta tidak cuai atau abai terhadap protokol kesehatan (Prokes).

Sebab jika masyarakat abai, maka bukan tidak mungkin kasus Covid-19 di Riau kembali mengalami lonjakan.

"Tentu itu tidak kita harapkan, makanya saya sampaikan,bahwa pandemi Covid-19 ini belum berakhir. Walaupun kondisinya sudah jauh menurun bila dibandingkan bulan sebelumnya. Protokol kesehatan tidak boleh kita abaikan, kita tidak boleh cuai, tetap memakai masker, menjaga jarak dan selalu mencuci tangan,” katanya.

Dijelaskan Syamsuar, selain penerapan prokes dalam kehidupan sehari-hari, program pelaksanaan vaksinasi juga terus digesa. Selain bagi nakes, lansia, orangtua dan orang dewasa. Saat ini program vaksinasi sudah sampai ke pelajar sekolah, dari usia 12 tahun sampai 17 tahun.

“Vaksinasi masih terus berjalan, dan sekarang dilaksanakan vaksinasi umur 12 tahun dan orang dewasa. Ini untuk meningkatkan herd immunity atau kekebalan tubuh, sehingga jika terkonfirmasi cepat sembuhnya. Pemprov berusaha untuk menjalankan vaksinasi sampai target 70 persen masyarakat Riau,” ungkap Gubri. (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved