Breaking News:

Berita Siak

Tiga dari 37 Kampung di Siak Berkonflik Dalam Pemilihan Kepala Desa

Dari 37 kampung atau desa di Kabupaten Siak yang menggelar pemilihan kepala desa atau penghulu 11 November 2021 lalu, 3 di antaranya mengalami konflik

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM/MAYONAL PUTRA
Plt Kepala DPMK Siak L Budhi Yuwono mengatakan, 3 dari 37 kampung mengalami konflik dalam pemilihan penghulu beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Dari 37 kampung atau desa di Kabupaten Siak yang menyelenggarakan pemilihan kepala desa atau penghulu 11 November 2021 lalu, 3 di antaranya mengalami konflik.

Calon penghulu atau kepala desa yang kalah mengajukan keberatan.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Siak L Budhi Yuwono mengatakan, 3 kampung yang berkonflik atau mendapat pengajuan keberatan pada proses pilpung tersebut.

Tiga kampung itu adalah Maredan Barat di kecamatan Tualang, Sri Gemilang di Kecamatan Koto Gasib dan Rantau Bertuah di kecamatan Minas.

Konflik tersebut berupa pengajuan keberatan oleh calon yang kalah terhadap proses penyelenggaraan.

“Ya, keberatan yang disampaikan m terhadap proses dari pelaksanaan Pilpung tersebut. Kita akan proses penyampaian keberatan ini sesuai aturan berlaku. Karena sesuai administtasi tahapan sudah dilalui dan ditandatangani oleh pihak berkepentingan,” kata Budhi, Selasa (16/11/2021).

Keberatan tersebut terkait masalah Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan dugaan money politic.

Ketiga kampung tersebut terkait dua masalah tersebut. Namun demikian, proses tersebut sudah dilalui oleh semua pihak berkepentingan.

“Contohnya penetapan DPT, prosesnya sudah dilalui dimulai dari DPS yang selesai pada Juli 2021, dan sudah diumumkan,” ujarnya.

“Ini berdasarkan data KPU dan kita data ulang. Semua pihak tidak ada yang menyanggah kala itu, kalau keberatan seharusnya pada proses tersebut,” kata dia.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved