Breaking News:

Berita Riau

Alamak, Beberapa OPD di Riau Copy Paste Program Tahun Lalu, DPRD Riau : Berinovasilah!

Komisi I DPRD Riau mengingatkan OPD untuk tidak mengulang program kerja yang sama setiap tahun. Kesannya seperti copy paste tanpa inovasi.

Penulis: Alex | Editor: CandraDani
Tribun Pekanbaru/Dok
Gedung DPRD Riau 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU --Pembahasan APBD Riau 2022 sudah berlangsung, namun Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) masih menyayangkan program dan kegiatan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masih belum membuat inovasi terkait kegiatan dan program mereka.

Ketua Komisi I DPRD Riau Ade Agus Hartanto mengingatkan OPD yang menjadi mitra kerja komisi mereka untuk tidak mengulang program kerja yang sama setiap tahunnya.

Masing-masing OPD dituntut inovatif dalam menyusun program.

"Capaiannya masih normatif sekali memang harus banyak inovasi masing-masing kepala OPD terhadap kegiatannya. Yang kita lihat dari tahun ke tahun tetap tidak terlepas dari copy paste, yang bergeser itu yang tipis-tipis aja," ujar Ade Agus Hartanto menyayangkan.

Ade Agus Hartanto
Ade Agus Hartanto (ist)

Ade mengatakan setiap mengevaluasi mitra kerja Komisi I DPRD Riau, dirinya meminta agar OPD menitikberatkan pada peningkatan kualitas program.

Selama ini dinilainya kegiatan inti kurang dimaksimalkan.

Justru, kegiatan pendukung lebih banyak menghabiskan anggaran.

"Karena dimitra kerja kita tidak banyak yang teknis, banyak biro-biro, semua kegiatannya berdasarkan kegiatan pimpinan. Kita selalu ingatkan, kegiatan inti harus maksimal dari kegiatan pendukung. Kalau kita lihat masih kebalik, kegiatan pendukung lebih besar menghabiskan anggaran dari pada kegiatan inti,"ujar Ade.

Ade Agus mencontohkan, dalam kegiatan seminar A.

Acara intinya seminar dengan anggaran Rp10 juta, rangkaian seminarnya bisa sampai Rp100 juta, ini yang harus ada terobosan baru dari pemprov itu sendiri.

"Artinya kita harus mencari inovasi baru yang tentunya dikaitkan dengan ketersediaan anggaran juga saat ini,"jelas Ade.

Dia meminta agar OPD dalam menyusun program kerja tidak bertumpu pada kegiatan seremonial yang mubazir anggaran.

Harus ada gebrakan program kerja yang harusnya dapat menerjemahkan visi misi kepala daerah.

"Harus berinovasilah jangan bermain dengan cara lama lagi,"ujar Ade.(Tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved