Breaking News:

Berita Riau

Pelantikan Pejabat Eselon II Pemprov Riau, 9 Pejabat Diprediksi Kena Mutasi Atau Dinonjobkan

Isu pelantikan pejabat eselon II Pemrov Riau semakin kuat berhembus. Sebanyak 9 orang diprediksi dimutasi atau dinonjobkan.

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Ariestia
ist
Isu pelantikan pejabat eselon II Pemrov Riau semakin kuat berhembus. Sebanyak 9 orang diprediksi dimutasi atau dinonjobkan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Isu pelantikan pejabat eselon II Pemrov Riau semakin kuat berhembus. Sebanyak 9 orang diprediksi dimutasi atau dinonjobkan.

Dikabarkan pejabat hasil evaluasi ini akan dilantik pada pekan ini.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, SF Hariyanto, Rabu (17/11/2021), mengungkapkan, pelantikan pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Riau hanya tinggal menunggu surat rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Sebab hingga saat ini rekomendasi KASN belum keluar, namun semua persyaratan yang sebelumnya sempat kurang sudah dilengkapi oleh Pemprov Riau.

SF Hariyanto mengatakan, setelah rekomendasi KASN sudah diterima, maka pelantikan segera dilakukan.

"Kalau sudah kita terima rekomendasi KASN tinggal pelantikan lagi," kata mantan Inspektur IV, Inspektorat Jenderal, Kementerian PUPR, Rabu (17/11/2021).

SF mengungkapkan, hingga saat ini KASN memang belum mengeluarkan surat rekomendasi hasil evaluasi pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Riau. Namun pihaknya optimis, dalam pekan ini juga surat tersebut sudah didapatkan.

"Rekomendasi KASN belum. Tapi Insya Allah minggu ini keluar," ucapnya.

‎Seperti diketahui, ada 41 pejabat eselon II Pemprov Riau yang dilakukan uji kompetensi dan evaluasi kinerja oleh tim pansel yang diketuai, Prof Ashaluddin Jalil MS.

Setelah itu, tim pansel melakukan rekam jejak terhadap 41 pejabat eselon Pemprov Riau yang dilakukan uji kompetensi dan evaluasi kinerja.

Kemudian, tim pansel menyerahkan hasil evalusi ke Gubernur Riau. Selanjutnya Gubernur menyerahkan laporan hasil evaluasi ke KASN.

Hasil evaluasi dari tim Pansel ini akan menentukan nasib para pejabat di lingkungan Pemprov Riau. Mereka bisa saja nonjob jika memang hasil evaluasi tidak memuaskan.

Namun bisa juga dipindahkan ke jabatan lain jika memang posisinya yang saat ini dinilai kurang tepat. Atau bisa saja pejabat tersebut tetap pada posisisinya jika hasil penilaian tim pansel menyatakan pejabat tersebut dinilai cukup cakap dalam memimpin OPDnya.

Namun berdasarkan isu yang beredar, ada sejumlah jabatan yang akan kosong setelah dilakukan mutasi nanti. Kekosongan tersebut bisa disebabkan karena pejabat yang lama dipindahkan ke OPD lain atau dinonjobkan.

"Kalau hitung-hitungan saya ada sembilan jabatan yang nanti di Plt kan karena kosong," kata salah seorang sumber diinternal Pemprov Riau yang meminta namanya tidak disebutkan. (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved