Breaking News:

Berita Kampar

Banjir di Kampar Akibat Luapan Sungai, Rumah dan Puluhan Hektare Kebun Sawit Terendam

Banjir merendam sejumlah rumah dan perkebunan kelapa sawit di Desa Kijang Jaya Kecamatan Tapung Hilir, Kamis (18/11/2021)

Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM/FERNANDO SIHOMBING
Warga melintasi halaman rumah warga yang mengeringkan perabot akibat tergenang banjir di Desa Kijang Jaya, Kec Tapung Hilir, Kamis (18/11/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Banjir merendam sejumlah rumah dan perkebunan kelapa sawit di Desa Kijang Jaya Kecamatan Tapung Hilir, Kamis (18/11/2021).

Banjir disebabkan luapan sungai.

Kepala Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) Kampar, Adi Candra Lukita menyebutkan, banjir mulai menggenang pada dini hari, pukul 00.05 WIB.

Sebelum banjir, hujan lebat mengguyur daerah itu.

"Anak Sungai Keras meluap. Ketinggian air lebih kurang 60 sentimeter," ungkap Candra kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (18/11/2021).

Data yang dihimpun Pusdalops-PB, banjir ini merendam 13 rumah. Tersebar di tiga RT. Terbanyak di RT 4/RW 1 yakni sembilan rumah, di RT 12/RW 4 sebanyak tiga rumah dan satu rumah di RT 3/RW 1.

Banjir ini meluas di lahan perkebunan dan pertanian milik warga. Candra menyebutkan, kebun kelapa sawit sekitar 40 hektare dan lahan pertanian salak pondoh terendam.

Tak hanya itu, hewan ternak warga juga bermatian. Seperti ayam, entok dan seekor kambing. Sebanyak tujuh petak kolam ikan juga meluap.

Menurut Candra, sebuah jembatan rusak berat dihantam derasnya arus Sungai Keras.

Kerusakan ini mengganggu akses penghubung Kijang Jaya dengan desa lain.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved