Breaking News:

Liga 2

Menang atas Sriwijaya FC di Liga 2, Pelatih PSPS Riau Justru Soroti Kelemahan Pemainnya

Berhasil menekuk Sriwijaya dengan skor tipis 1 - 0, pelatih PSPS Riau Jafri Sastra tetap menyoroti timnya. Masih ada yang harus diperbaiki.

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Berhasil menekuk Sriwijaya dengan skor tipis 1 - 0, pelatih PSPS Riau Jafri Sastra tetap menyoroti timnya. Masih ada yang harus diperbaiki. FOTO: Para pemain PSPS (putih) saat bertanding melawan Sriwijaya FC pada lanjutan Liga 2 di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Rabu (17/11/2021). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Berhasil menekuk Sriwijaya dengan skor tipis 1 - 0, pelatih PSPS Riau Jafri Sastra tetap menyoroti timnya. Masih ada yang harus diperbaiki.

"Ada catatan-catatan yang mesti kita perbaiki," kata Jafri Sastra pada Tribunpekanbaru.com, Kamis (18/11/2021).

Kelemahan-kelemahan tersebut, katanya, harus segera diperbaiki. Sebab PSPS masih ada dua laga sisa lagi.

"Kita harus segera benahi. Ada dua laga lagi," terangnya.

Diakuinya, secara permainan ada peningkatan dari laga sebelumnya. Permainan mulai berkembang.

"Permainan ada peningkatan. Tapi perlu kita benahi lagi," ujarnya.

Dengan kemenangan atas Sriwijaya ini, PSPS mengoleksi 12 poin dan menduduki peringkat ke-3.

Menempel ketet PSMS Medan yang berada diperingkat kedua dengan koleksi 13 poin.

PSPS pun menjaga asa untuk lolos ke babak 8 besar untuk menemani Sriwijaya yang sudah memastikan diri lolos ke babak 8 besar.

PSPS dan PSMS akan saling bunuh di laga pekan ke-9 nanti. Ini akan menjadi penentuan nasib ke babak 8 besar.

Bila PSPS kalah, maka peluang ke 8 besar gagal. Sebaliknya, penentuan babak 8 besar berlanjut di laga terakhir.

Gol tunggal antara Sriwijaya vs PSPS dalam pertandingan tersebut dicetak lewat titik putih. Gelandang PSPS, Fadau sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik pada menit 65.

Wasit menghadiahi pinalti bagi PSPS setelah Andre Abubakar dinilai dilanggar dikotak terlarang. (Tribunpekanbaru.com/Palti Siahaan)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved