Breaking News:

'Hukum Gantung pun Belum Puas', Mertua Vanessa Angel Ngadu Hukuman Untuk Joddy ke Hotman Paris

menurut Hotman Paris, tak cuma di Indonesia, tindakan Joddy juga adalah pelanggaran serius jika terjadi di luar negeri.

Editor: Muhammad Ridho
kolase Instagram polresjombang/vanessaangelofficial
Tangis Penyesalan Tubagus Joddy pecah di depan orangtua, setelah tahu Vanessa dan Bibi wafat 

Hotman Paris menyoroti soal Joddy yang bermain ponsel ketika menyetir.

"Itu kan dilihatnya dari unsur kelalaian. Kalau dari kelalaian tadi, hanya dengan memakai handphone lagi nyetir, itu sudah salah satu unsur kesalahan. Kalau di luar negeri itu, SIM-nya sudah dicabut. Di Singapura itu langsung kena. Membuat Insta Story itu udah jelas-jelas salah," ungkap Hotman Paris dikutip TribunnewsBogor.com pada Jumat (19/11/2021).

Lebih lanjut, Hotman Paris pun menjelaskan pasal yang menjerat Joddy.

Diungkap Hotman Paris, Joddy akan menghadapi tuntutan yang serius.

"Dari segi KUHP pidana itu pasal 355 kelalaiannya menyebabkan matinya orang, maksimum 5 tahun penjara. Kalau dari UU lalu lintas, UU no 22 tahun 2019, 10 tahun penjara. Jadi itu masalah serius. Yang melihat serius kecelakaan itu, enggak mungkin kecepatan 50-80 km/jam, itu udah pasti 100 km/jam," pungkas Hotman Paris.

Menanggapi bahasan Hotman Paris, ayah mertua Vanessa Angel, Faisal angkat bicara.

Ayah mendiang Bibi Ardiansyah itu menyebut dirinya tidak akan pernah puas dengan hukuman yang diterima Joddy.

Sebab yang diinginkan Faisal adalah anak dan menantunya bisa selamat dan kembali hidup.

Namun hal tersebut mustahil terjadi.

"(Proses hukum) memang harus berlanjut, walaupun tidak memuaskan hati Kita. Yang memuaskan hati Kita kan anak Kita," ujar Faisal.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved