Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Majelis Hakim PN Bengkalis Vonis 5 Terdakwa Sabu 40 Kilogram, Satu Diantaranya Pidana Mati

Mereka diantaranya Syaiful, Jumaidi, Khairun Nizam dan Restu Hidayat karena sesuai keyakinan majelis hakim keempatnya terbukti bersalah

Penulis: Muhammad Natsir | Editor: didik ahmadi

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Lima orang terdakwa kasus peredaraan narkoba 40 kilogram sabu dan 50 ribu pil ektasi yang berhasil diungkap Polda Riau medio Maret lalu akhirnya divonis majelis hakim Pengadilan Negeri (PN)  Bengkalis, Kamis (18/11) malam.

Empat orang diantaranya divonis hukuman penjara seumur hidup sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bengkalis pada sidang sebelumnya. 

Mereka diantaranya Syaiful, Jumaidi, Khairun Nizam dan Restu Hidayat karena sesuai keyakinan majelis hakim keempatnya terbukti bersalah sesuai dakwaan primer yang didakwakan JPU Kejari Bengkalis.

Sementara Satu tedakwa lagi Erman divonis hukuman pidana mati oleh majelis hakim PN Bengkalis.

Terhadap Erman majelis memiliki pandangan berbeda dari JPU yang hanya menuntut Erman dengan pidana penjara seumur hidup.

Putusan lima terdakwa ini dibacakan secara terpisah oleh majelis hakim PN Bengkalis. Putusan dibacakan langsung Ketua Majelis hakim Tia Rusmaya dan di dampingi hakim anggota Ulwan Maaluf serta Belinda Rosa Alexandra.

Dalam putusan yang dibacakan secara virtual Ketua majelis menyampaikan pertimbangan yang memberatkan terhadap terdakwa Erman. Diantaranya terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantasan narkotika.

Selain itu terdakwa Erman juga dinilai tidak koperatif dalam penangkapan dan mencoba melarikan diri saat ditangkap petugas Kepolisian.

Serta keterlibatan terdakwa sebagai kurir dan memiliki peran mengendalikan peredaraan narkoba serta memiliki upah lebih tinggi dari terdakwa lainnya.

Berdasarkan pertimbangan tersebut majelis akhirnya menjatuhkan putusan pidana mati terhadap terdakwa Erman.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved