Breaking News:

Berita Rohil

4 Kali Cabuli Anak Tiri, Pria di Riau Ini Dilaporkan Ayah Kandung Korban ke Polisi

Pria di Rohil Riau ini, dengan tega mencabuli anak tirinya sendiri. Tak cuma sekali tapi 4 kali perbuatan bejat itu dilakukan

Penulis: Teddy Tarigan | Editor: Nurul Qomariah
Istimewa/Humas Polres Rohil
Ayah tiri pelaku pencabulan terhadap anak tirinya yang masih di bawah umur saat diamankan di Polres Rohil. 

Sang ayah disuruh menjemput dengan alasan bahwa korban akan melaksanakan ujian sekolah di desa yang berada di Kecamatan Rimba Melintang, Kabupaten Rokan Hilir.

Sesampainya korban di rumah ayahnya, barulah ibu kandung korban menelepon kepada ayah kandung korban bahwa korban sudah dicabuli oleh ayah tirinya yang berinisial HS sebanyak 4 kali.

Perbuatan keji itu dilakukan sebanyak 2 kali awalnya di rumah tersangka saat tinggal bersama dengan korban di Desa Tanah Merah, Kabupaten Rokan Hilir dan sebanyak 2 kali di rumah mereka di Kota Dumai.

"Atas hal tersebut korban sering melamun dan banyak diam," jelas Kasubbag Humas Polres Rohil ini.

Terkejut dengan penuturan ibu korban, sang ayah kandung tak terima langsung melaporkan kejadian yang menimpa anaknya itu ke Polrse Rohil.

Barang bukti pencabulan terhadap anak tiri di Rohil Riau.
Barang bukti pencabulan terhadap anak tiri di Rohil Riau. (Istimewa/Humas Polres Rohil)

Berdasarkan laporan itu, Kasat Reskrim Polres Rokan Hilir AKP Eru Alsepa SIK, MH memerintahkan anggota Sat Reskrim Polres Rohil untuk melakukan penyelidikan terkait kasus pencabulan tersebut.

Tim kemudian berhasil mengamankan pelaku di rumahnya di Kota Dumai.

Dari hasil interogasi pelaku mengakui bahwa telah melakukan perbuatan cabul terhadap anak tirinya tersebut sebanyak 2 kali di rumahnya, di Kecamatan Rimba Melintang, dan sebanyak 1 kali di Kota Dumai namun tidak sempat terjadi dikarenakan korban terbangun sebelum terjadi.

"Selanjutnya, terlapor dibawa ke Mako Polres Rokan Hilir guna penyidikan lebih lanjut," jelas AKP Juliandi lagi.

Barang bukti dari kasus ini yakni ada 1 helai celana anak pendek warna hitam, 1 helai kaos singlet anak putih dan hasil visum et revertum.

"Tentunya dijatuhkan Pasal pasal dalam UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak." pungkas Juliandi.

( Tribunpekanbaru.com / Teddy Tarigan )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved