Breaking News:

Liga 2

Dua Gubernur Bakal Nonton Langsung Laga Sengit PSMS vs PSPS di Liga 2

Laga sengit PSMS Medan vs PSPS Riau, Senin (22/11/2021) di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, bakal ditonton langsung dua gubernur

Tribun Pekanbaru
Gubernur Riau Syamsuar saat hadir di Stadion Kaharuddin Nasution beberapa waktu lalu. Laga sengit PSMS Medan dan PSPS Riau di Liga 2 bakal disaksikan 2 gubernur yaitu Gubsu Edy Rahmayadi dan Gubri Syamsuar. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Laga sengit PSMS Medan vs PSPS Riau, Senin siang (22/11/2021) di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, bakal ditonton langsung dua gubernur dari asal daerah kedua tim.

Yakni Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan Gubernur Riau Syamsuar.

Rencana kehadiran dua gubernur ini dalam pertandingan besok dibenarkan General Manager PSPS Edward Riansyah.

"Pak Gubsu Edy dan Pak Gubri Syamsuar akan hadir besok lihat PSMS vs PSPS," kata Edward Riansyah, Minggu (21/11/2021).

Gubsu Edy sendiri dalam beberapa hari terakhir sudah menyatakan akan menyaksikan secara langsung laga PSMS vs PSPS di Pekanbaru.

"Pak Gubri Syamsuar juga konfirmasi akan hadir. Pak Kadispora (Riau) Bobby juga juga bilang pak Gub Syamsuar hadir," ujarnya.

Laga PSMS Medan vs PSPS Riau dipastikan akan sengit. Sebab laga ini akan menjadi penentu langkah kedua tim lolos ke babak 8 besar.

Kedua tim memang bernafsu untuk promosi ke Liga 1 musim depan. Namun harus terlebih dahulu masuk ke babak 8 besar.

Nah, kedua tim pun bersaing memperebutkan satu tiket ke babak 8 besar. Sebab satu tiket lagi sudah dalam genggaman Sriwijaya FC.

Diklasemen sementara grup A, PSMS di peringkat kedua dengan 13 poin. Sedangkan PSPS menguntit di bawahnya dengan 12 poin.

Bila PSMS Medan di laga besok, tim berjuluk Ayam Kinantan ini akan menyegel tiket babak 8 besar. Sebaliknya, penentuan akan terjadi di laga terakhir yakni pekan ke-10.

Bila PSPS kalah, peluang ke babak 8 besar akan tertutup. Sehingga PSPS harus menang untuk menjaga peluang lolos ke babak 8 besar tetap terbuka.

Persaingan kedua tim sebenarnya hanya terjadi di lapangan. Sebab para pengurus kedua klub di level atas, saling kenal baik.

Bukan hanya itu. Hubungan suporter kedua tim juga sejauh ini harmonis. Tidak ada bentrok antar suporter kedua tim sejuah ini.

( Tribunpekanbaru.com / Palti Siahaan )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved