Breaking News:

Berita Bengkalis

Nyawa Bocah 7 Tahun Melayang, Tenggelam Saat Cuci Kaki di Kanal PT Meskom Bengkalis

Nyawa bocah berumur 7 tahun di Bengkalis Riau melayang usai tenggelam saat cuci khaki di kanal PT Meskom

Penulis: Muhammad Natsir | Editor: Nurul Qomariah
ISTIMEWA
Kanal PT Meskom Bengkalis Riau, lokasi bocah 7 tahun tenggelam saat mencuci khaki usai bermain, Sabtu (20/11/2021) sore. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Nyawa bocah berumur 7 tahun di Bengkalis Riau melayang usai tenggelam saat cuci khaki di kanal PT Meskom.

Awalnya, seorang bocah laki-laki itu mencuci kaki di kanal induk PT Meskom Agro Sarimas yang berada di jalan utama perusahaan, Sabtu (20/11/2021) sore.

Bocah berumur tujuh tahun Myzireh Mathew itu diduga tenggelam.

Hingga akhirnya ditemukan tidak bernyawa setelah warga melakukan pencarian sekitar setengah jam di lokasi tenggelamnya sang bocah.

Kejadian tenggelamnya anak umur tujuh tahun ini diungkapkan oleh Kapolsek Bengkalis AKP Syeh Syarif Hidayatullah kepada awak media, Minggu (21/11/2021).

Berdasarkan penuturan Kapolsek Bengkalis, korban tenggelam setelah tergelincir dari pinggir kanal saat bermain bersama temannya.

Kejadian sang bocah tenggelam itu sekitar pukul 15.00 WIB .

"Korban bersama beberapa temannya sekitar pukul 15.10 WIB bermain di sekitaran kanal. Kemudian usai bermain mereka mencuci kaki di kanal tersebut. Naasnya saat mencuci kaki ini korban tergelincir karena kondisi tepian yang duduki korban dalam kondisi licin," terang Kapolsek.

Korban sempat berupaya menyelamatkan diri dengan memegang kaki rekannya yang juga mencuci kaki di lokasi yang sama.

Namun karena pegangan tidak terlalu kuat kemudian terlepas dan sang bocah tenggelam ke dalam kanal.

"Rekan korban saat itu langsung meminta bantuan warga sekitar,” ujarnya.

“ Warga yang mendapatkan kabar ini langsung melakukan pencarian di kanal, sekitar setengah jam baru ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa," tambah Kapolsek.

Kemudian jasad korban dibawa ke RSUD Bengkalis untuk dilakukan visum.

Usai dilakukan visum kemudian jasadnya diserahkan kepada keluarga untuk dikebumikan.

( Tribunpekanbaru.com / Muhammad Natsir )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved