Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Reses Anggota DPRD Pekanbaru, Warga Bertanya Bagaimana Mendapatkan Honor Guru MDTA

Meski Kota Pekanbaru sudah memiliki Perda MDTA, namun ternyata masih minim sosialisasinya kepada masyarakat.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Istimewa
Suasana reses Anggota DPRD Pekanbaru Hj Arwinda Gusmalina ST di Jalan Bukit Barisan Perum Cendana III Blok T3 RT 03 RW 02 Kelurahan Pematang Kapau, Pekanbaru belum lama ini. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Meski Kota Pekanbaru sudah memiliki Perda MDTA, namun ternyata masih minim sosialisasinya kepada masyarakat.

Buktinya, warga masih mempertanyakan bagaimana mereka mendapatkan honor guru MDTA, kepada Anggota DPRD Pekanbaru Arwinda Gusmalina ST, meski mereka sudah berstatus guru MDTA.

Padahal, Perda MDTA Kota Pekanbaru, sudah disahkan pada Tahun 2020 lalu. Kondisi ini tentunya sangat disayangkan wakil rakyat Dapil Kecamatan Kulim dan Tenayan Raya ini.

"Ya, benar ini kondisi ril. Warga menyampaikan itu saat reses saya di Jalan Bukit Barisan. Perum Cendana III Blok T3 RT 03 RW 02 Kelurahan Pematang Kapau, kemarin. Tentu minimnya sosialisasi Perda MDTA ini sangat kita sesalkan," kata Arwinda Gusmalina kepada Tribunpekanbaru.com, Jumat (19/11/2021).

Seperti diketahui, dalam amanat Perda MDTA menyebutkan bahwa setiap bulan para guru MDTA yang berjumlah sekitar 3.000-an harus diberi insentif.

Untuk Juklak dan Juknisnya diatur dalam Perwako.

Urgensi Perda MDTA disahkan DPRD Pekanbaru, karena selaras dengan visi Kota Pekanbaru yang ingin menjadi Kota Madani.

Melihat kondisi saat ini, sangat miris karena honor guru MDTA masih belum diperhatikan.

"Kami minta kepada Pemko, agar memastikan melaksanakan sosialisasi Perda MDTA lagi ke warga. Karena bisa kami pastikan ternyata banyak yang tidak tahu informasinya. Termasuk bagaimana cara pengurusan, agar bisa mendapat hak untuk honor guru MDTA tersebut," pinta Wakil Ketua Komisi II DPRD ini lagi.

"Apalagi di masa sulit pandemi ini, pendapatan dari gaji honor MDTA sangat dibutuhkan. Karena ini termasuk meningkatkan ekonomi pada masa sulit saat ini," tambah politisi Srikandi PAN ini.

Selain Perda MDTA, dalam reses yang digelar pekan lalu di Kecamatan Tenayan Raya dan Kulim ini, Arwinda Gusmalina juga menampung aspirasi masyarakat yang lainnya.

Seperti masyarakat minta penerangan jalan, layanan Kartu Indonesia Sehat (KIS) bagi masyarakat kurang mampu, semenisasi jalan dan pembangunan drainase, serta dukungan renovasi masjid dan musola. Termasuk juga usaha UMKM untuk ibu rumah tangga.

"Insya Alloh, kami akan sampaikan kepada Pemko Pekanbaru, untuk direalisasikan. Doakan kami tetap amanah," pintanya. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved