Breaking News:

Berita Pelalawan

Jambret Bermotor N-Max Senyum-senyum di Kantor Polisi, Raja Tega Tendang Korban hingga Tersungkur

Jambret yang kerap beraksi di Pangkalan Kerinci dibekuk eh malah senyum-senyum saat diambil fotonya di kantor polisi. Dua jambret itu raja tega

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
ISTIMEWA
Pelaku jambret tersenyum saat diambil fotonya di Polres Pelalawan. Pelaku raja tega, tak segan tendang korban usai rampas hartanya. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Jambret yang kerap beraksi di Pangkalan Kerinci dibekuk eh malah senyum-senyum saat diambil fotonya di kantor polisi. Dua jambret itu raja tega, langsung tendang hingga korban tersungkur ke aspal.

Aksi penjambretan yang selama ini viral dan meresahkan masyarakat di Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau akhirnya berhasil diringkus Polres Pelalawan, Minggu (21/11/2021) lalu.

Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Pelalawan mengamankan dua orang pria yang merupakan pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) di Pangkalan Kerinci.

Pria pertama berinisial MAR (25) yang tinggal Kelurahan Sidomulyo Barat Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru.

Pelaku jambret tersenyum saat diambil fotonya di Polres Pelalawan. Pelaku raja tega, tak segan tendang korban usai rampas hartanya.
Pelaku jambret tersenyum saat diambil fotonya di Polres Pelalawan. Pelaku raja tega, tak segan tendang korban usai rampas hartanya. (ISTIMEWA)

Pria kedua berinisial MAP (25) yang tercatat sebagai warga Kelurahan Air Dingin Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru.

Saat ini kedua pelaku telah dijebloskan ke tahanan dan barang bukti telah diamankan polisi.

"Kedua pelaku merupakan warga Pekanbaru yang beraksi di Pangkalan Kerinci. Mereka kita amankan di Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar kemarin," ungkap Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko SIK melalui Kasat Reskrim AKP Nardy Masry Marbun SH MH, kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (22/11/2021).

Penangkapan kedua pelaku berdasarkan laporan dari korban atas nama RS (39) yang mengalami penjambretan di Jalan BTN Lama Kecamatan Pangkalan Kerinci, Pelalawan pada 19 November lalu.

Saat itu korban sedang mengendari sepeda motor di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekitar pukul 10.30 WIB.

Tiba-tiba korban dipepet sebuah sepeda motor jenis matic merk Yamaha N-Max warna hitam yang dikendarai dua orang pria.

Kedua laki-laki tak dikenal itu langsung menarik paksa kalung emas milik korban seberat 7 emas dari leher korban.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved