Breaking News:

Berita Riau

Riau Ditunjuk Tuan Rumah Indonesia Crative Cities Festival, Ajang Apa Itu?

Provinsi Riau dipercaya jadi tuan rumah kegiatan prestisius bertajuk Indonesia Crative Cities Festival (ICCF) yang akan digelar pada 25-29 November

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Nurul Qomariah
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Ilustrasi. Riau dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan prestisius bertajuk Indonesia Crative Cities Festival (ICCF) yang akan digelar pada 25-29 November mendatang. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - ‎ Provinsi Riau dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan prestisius bertajuk Indonesia Crative Cities Festival (ICCF) yang akan digelar pada 25-29 November mendatang.

ICCF merupakan acara tahunan persembahan Indonesia Creative Cities Network (ICCN) untuk merayakan kreativitas bangsa Indonesia yang sangat kaya dan beragam, dengan keterlibatan langsung dari para pelaku ekonomi kreatif lokal.

Sejumlah kegiatan seperti pameran capaian produk kreatif Indonesia, hingga ajang pertukaran pikiran bagi seluruh pihak yang berkompeten dengan industri ekonomi kreatif nusantara digelar pada ajang itu.

Kepala Dinas Pariwisata Riau, Roni Rakhmat, Minggu (21/11/2021) menyampaikan, Muasal dari ICCF itu sendiri sejatinya tak terlepas dari keberadaan kota kreatif yang saling membentuk jaringan di bawah Indonesia Creative Cities Network atau ICCN.

"Artinya ICCF adalah satu di antara produk dari ICCN yang ditandai dengan sejumlah kegiatan seperti pameran capaian produk kreatif Indonesia sampai ajang pertukaran pikiran bagi seluruh pihak yang berkompeten dengan industry kreatif nusantara," katanya.

Ia menuturkan, bahwa bagi Bumi Lancang Kuning, kebijakan penunjukan sebagai tuan rumah itu dianggap sangat penting.

Terutama dalam upaya menjadi salah satu pemain dalammemajukan industri kreatif di Kawasan.

Selain menyiapkan segala sesuatu dirasa penting, imbuh Roni, guna menyukseskan penyelenggaraan, maka Pemerintah Provinsi Riau juga merancang tagline yang menyimbolkan spirit dan filosofi dari ajang tersebut.

Tagline yang tengah disiapkan tentu atas atas pertimbangan menyeluruh semua aspek seperti menggambarkan kegiatan itu sendiri.

Gampang dilafaskan, mudah diingat, dan mencerminkan kekhasan kultur Bumi Lancang Kuning yang jadi tuan rumah.

"Dari diskusi dengan berbagai pihak, maka didapatlah slogan atau kata-kata yang menjadi tagline utama dan sub tagline, yaitu 'Hela Muara Takkan Putus Air Dicincang'," ungkap Roni Rakhmat.

( Tribunpekanbaru.com / Syaiful Misgio )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved