Breaking News:

Berita Riau

Riau Masuk Empat Provinsi di Indonesia dengan Prokes ‎Rendah, Gubri Sampaikan Pesan Ini

Riau masuk dalam empat provinsi di Indonesia dengan Prokes ‎Rendah, Gubri menyampaikan pesan pada masyarakat.

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Ariestia
istimewa
Riau masuk dalam empat provinsi di Indonesia dengan Prokes ‎Rendah. Gubri berpesan agar masyarakat tidak anggap remeh. FOTO: Gubri Syamsuar saat membuka secara resmi program penggalangan dan peningkatan kapasitas relawan Covid-19 wilayah Pekanbaru, di Hotel Pangeran beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Riau masuk dalam empat provinsi di Indonesia dengan Prokes ‎Rendah, Gubri menyampaikan pesan pada masyarakat.

Gubernur Riau, Syamsuar, mengingatkan masyarakat Riau agar patuh dalam menjalankan protokol kesehatan (Prokes).

Meski saat ini kasus Covid-19 di Riau, namun Gubri menegaskan jika pandemi Covid-19 belum berakhir.

Gubri bahkan mengakui, dari data yang dirilis pemerintah pusat, Provinsi Riau masuk dalam 4 besar provinsi dengan kepatuhan rendah menerapkan protokol kesehatan.

Selain Riau, ada Lampung, Sulawesi Tenggara dan Maluku yang juga dinilai kepatuhan terhadap prokesnya yang rendah.

Melihat data tersebut, Gubri tidak bosan-bosannya mengingatkan kepada masyarakat Riau untuk tetap mendisiplinkan protokol kesehatan.

“Iya, Riau termasuk 4 daerah Provinsi yang masih rendah dalam pelaksanaan protokol kesehatan. Karena sudah diperingatkan, mari kita ajak masyarakat harus sadar minimal mereka menggunakan masker, saya katakan itu,” kata Gubri Syamsuar, Senin (22/11/2021).

Gubri menjelaskan, sejauh ini pemerintah pusat melalui BNPB telah memberikan bantuan masker tujuan agar masyarakat minimal menggunakan masker.

Pihaknya terus mensosialisasikan penerapan Prokes, namun masih banyak mayarakat yang tidak peduli dan cuai terhadap prokes.

Tetap saja tidak peduli dengan imbauan pemerintah, Gubri pun mengingatkan jangan sampai menyalahkan pemerintah yang tidak tegas.

“Kita tak boleh cuai dan tak boleh abai, Covid-19 masih ada. Ingat kalau kita tidak disiplin tunggulah waktunya, jangan salahkan kami. Karena itu saya ingatkan kembali tetap prokes minimal selalu pakai masker,"ujar Gubri lagi.

Sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan, atau terjadinya gelombang ketiga kasus Covid-19, seperti yang telah terjadi di beberapa negara Eropa dan Asia.

Masyarakat agar tetap waspada, terlebih ke depan ada momen libur panjang Natal dan Tahun Baru agar tidak berlebihan euforianya, menahan diri untuk bepergian.

“Tetaplah menerapkan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, hindari kerumunan, mencegah mobilitas interaksi, dalam aktifitas. Perayaan Natal kemudian juga ada libur panjang. Hal tersebut harus diantisipasi, kesadaran dibutuhkan bahwa Covid-19 belum berakhir," kata Gubri. (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgio)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved