Breaking News:

Berita Riau

BREAKING NEWS Melonjak Lagi, Kasus Positif Covid-19 di Riau Bertambah 35 Kasus

Penambahan kasus harian ini sekaligus menempatkan Riau diurutan ke lima kasus terbanyak se Indonesia atau urutan teratas di luar pulau Jawa.

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: CandraDani
ISTIMEWA
Petugas melakukan upaya tracing karyawan kantor Perpajakan yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Duri, Kabupaten Bengkalis, Riau, Selasa (23/11/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kasus harian pasien terkonfirmasi Covid-19 di Provinsi Riau kembali mengalami lonjakan. Pada Selasa (23/11/2021) ada penambahan sebanyak 35 kasus baru pasien Covid-19 di Riau.

Penambahan kasus harian ini sekaligus menempatkan Riau diurutan ke lima kasus terbanyak se Indonesia atau urutan teratas di luar pulau Jawa.

Setelah DKI Jakarta 69 kasus, Jawa Barat 58 kasus, Jawa Timur 43 kasus, Jawa Tengah 40 kasus sementara di Riau 35 kasus. Di bawah Riau ada Kalimantan Barat 28 kasus.

Dengan melihat angka-angka di atas maka Kasus Covid-19 di Riau peringkat satu di Sumatera.

Dengan adanya penambahan tersebut, total kasus terkonfirmasi Covid-19 di Riau saat ini sudah tembus 128.235 kasus.

Dari jumlah tersebut, yang menjalani isolasi mandiri masih ada 67 orang dan yang dirawat di rumah sakit masih ada 14 orang.

Sedangkan untuk penambahan oasiwn sembuh ada penambahan 3 kasus. Total seluruhnya pasien sembuh hingga saat ini 124.038 orang.

Untuk pasien Covid-19 tidak ada penambahan total ada 4.116 pasien yang meninggal dunia akibat covid-19 di Riau sejak awal Pandemi hingga saat ini.

Dengan adanya lonjakan kasus tersebut, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, mengingatkan agar masyarakat tidak abai dalam menjalankan protokol kesehatan.

Sebab jika masyarakat abai, maka bukan tidak mungkin kasus Covid-19 di Riau kembali mengalami lonjakan.

"Tentu itu tidak kita harapkan, makanya saya sampaikan, bahwa pandemi Covid-19 ini belum berakhir. Walaupun kondisinya sudah jauh menurun bila dibandingkan bulan sebelumnya. Protokol kesehatan tidak boleh kita abaikan, kita tidak boleh cuai, tetap memakai masker, menjaga jarak dan selalu mencuci tangan,” katanya.

Dijelaskan Syamsuar, selain penerapan prokes dalam kehidupan sehari-hari, program pelaksanaan vaksinasi juga terus digesa.

Selain bagi nakes, lansia, orangtua dan orang dewasa.

Saat ini program vaksinasi sudah sampai ke pelajar sekolah, dari usia 12 tahun sampai 17 tahun.

“Vaksinasi masih terus berjalan, dan sekarang dilaksanakan vaksinasi umur 12 tahun dan orang dewasa. Ini untuk meningkatkan herd immunity atau kekebalan tubuh, sehingga jika terkonfirmasi cepat sembuhnya. Pemprov berusaha untuk menjalankan vaksinasi sampai target 70 persen masyarakat Riau,” ungkap Gubri. (Tribunpekanbaru/Syaiful Misgiono)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved