Breaking News:

Berita Siak

Libur Nataru, Pemkab Siak Bakal Dirikan Posko Satgas di Pintu Masuk Siak

Pemkab Siak bakal mendirikan Posko Satgas di pintu masuk Siak, saat libur natal da tahun baru. 

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Ariestia
Pemkab Siak
Pemkab Siak bakal mendirikan Posko Satgas di pintu masuk Siak, saat libur natal da tahun baru. FOTO: Bupati Siak Alfedri. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Pemkab Siak bakal mendirikan Posko Satgas di pintu masuk Siak, saat libur natal da tahun baru.  

Bupati Siak Alfedri mengingatkan agar pelaksanaan libur natal dan tahun baru (Nataru) tidak mudik.

Pihaknya membuat Satuan Tugas (Satgas) di pintu-pintu masuk di seluruh kabupaten Siak.

"Libur Nataru wajib mematuhi protokol kesehatan, diperkirakan sebagian besar masyarakat akan mengggunakan jalan darat," kata Alfedri, Selasa (23/11/2021).

Namun demikian, ia minta adanya pemantauan terhadap kemungkinan peningkatan arus kendaraan dan orang. Karena itu perlu disiapkan Satgas di pintu-pintu masuk wilayah kabupaten Siak.

"Akan ada kemacetan di Kuala Gasib yang saat ini masih ada pengerjaan jembatan Puing. Hal ini perlu ada pengaturan lalu lintas supaya tidak terjadi kemacetan yang berujung pada kerumunan," kata dia.

Menurut Alfedri, perihal ini juga sudah diingatkan Wakil Kepala Kepolisian Daerah Riau, kemungkinan pemudik akan memakai transportasi darat. 

Karena itu keberadaan satgas Covid-19 di kecamatan hingga tingkat RT supaya tetap dipertahankan walaupun kasus sudah melandai.

"Vaksin jangan juga sampai menumpuk orang karena masyarakat sekarang antusias menunggu. Jadi pengaturan mobilisasi masyarakat perlu ditingkatkan," ujarnya.

Selain itu untuk libur Nataru akan diadakan pengamanan rumah ibadah sehingga rapat khusus pengamanan. Polres Siak diketahui sudah menyiapkan petugas setiap rumah ibadah.

Kapolres Siak AKBP Gunar Rahadyanto mengatakan pihaknya sudah menyiapkan personel sebanyak sepertiga kekuatan.

Begitu juga pintu masuk akan didirikan pos pengamanan namun lokasinya masih melihat perkembangan situasi lapangan dalam rencana operasi

"Kita juga tetap laksanakan pembinaan masalah Covid-19 karena belum tuntas 100 persen. Pengamanan dimulai dari h-2 Natal dan h+2 setelah tahun baru," ungkapnya. (Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved