Breaking News:

Berita Pelalawan

Peserta SKB CPNS di Pelalawan Tersisa 76 Orang, Ini Penyebabnya Menurut BKPSDM

BKPSDM Pelalawa mengungkap penyebab peserta SKB CPNS di Pelalawan berkurang dan tersisa 76 orang.

Penulis: johanes | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Johannes Tanjung
BKPSDM Pelalawa mengungkap penyebab peserta SKB CPNS di Pelalawan berkurang dan tersisa 76 orang. FOTO: Peserta SKD CPNS di Pelalawan mengikuti ujian sesi terakhir pada Rabu (20/10/2021) lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - BKPSDM Pelalawa mengungkap penyebab peserta SKB CPNS di Pelalawan berkurang dan tersisa 76 orang.

Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2021 di Kabupaten Pelalawan Riau akan digelar pada Sabtu (27/11/2021) mendatang, sesuai jadwal yang telah diumumkan Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) beberapa waktu lalu.

Lokasi ujian SKB CPNS dilaksanakan di auditorium lantai lll Kantor Bupati Pelalawan sama seperti test SKB CPNS tahun 2019 lalu.

Kapasitas ruangan dinilai cukup untuk menampung peserta yang jumlahnya jauh lebih sedikit dibandingkan test Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bulan lalu.

Peserta SKB di Pelalawan seharusnya 78 orang dengan dasar tiga peserta pemilik skor tertinggi dari setiap formasi yang berjumlah 26 jabatan.

Namun pada pengumuman yang disampaikan Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dan panitia daerah BKPSDM, jumlah peserta SKB di Pelalawan hanya 76 orang dan berkurang dua orang.

"Seharusnya memang 78 peserta, tapi dari hasil SKD hanya ada 76 orang untuk lolos ke SKB," terang Kepala BKPSDM Pelalawan, Fakhrurrozi, kepada tribunpekanbaru.com, Selasa (23/11/2021).

Fakhrurrozy menyebutkan, berdasarkan hasil kelulusan SKD ternyata tidak semua formasi memiliki tiga peserta lolos Passing Grade dan meraih skor tertinggi dari peserta lain.

Ada beberapa formasi yang lulus hanya satu atau dua orang saja, sehingga tidak mencukupi dikali tiga sesuai aturan.

Di sisi lain, ada formasi yang lulus ke SKB sampai empat orang karena setelah proses rangking, ada peserta yang memiliki nilai yang sama.

Sehingga peserta yang berhak mengikuti SKB jadi empat orang. Kondisi itu memang sering terjadi setelah hasil SKD keluar.

"Ujian dilaksanakan dalam tiga sesi. Nama dan jadwal masing-masing telah kita bagikan di website," tambah Fakhrurrozi.

Ia mengimbau agar peserta mengikuti terus perkembangan informasi pelaksanaan SKB di website resmi panitia pelaksana. Agar tidak ada ketinggian informasi ataupun kekeliruan.

Sampai saat ini BKPSDM masih mempersiapkan hal-hal yang dibutuhkan saat test nanti.

Mulai dari meminjam perangkat komputer, membangun jaringan, hingga menyiapkan arus listrik. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved