Breaking News:

Tetap Disiplin Terapkan Prokes Kendati Kasus Covid-19 di Pekanbaru Relatif Turun

Masyarakat harus disiplin menerapkan Prokes guna memaksimalkan pencegahan penularan kasus positif Covid-19.

Penulis: Ilham Yafiz | Editor: Ilham Yafiz
Dokumentasi Tribun Pekanbaru / Doddy Vladimir
Suasana belajar tatap muka dengan menerapkan Protokol Kesehatan ketat di sekolah di Kota Pekanbaru. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Penurunan kasus Covid-19 di Kota Pekanbaru harus diiringi dengan tetap disiplin menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes).

Masyarakat harus disiplin menerapkan Prokes guna memaksimalkan pencegahan penularan kasus positif Covid-19.

Kasus covid-19 cendrung mengalami penurunan selama PPKM level 2 tahap 4. Saat ini kasus aktif hanya 26 kasus di Pekanbaru.

Namun jumlah penambahan kasus harian dalam beberapa hari ini mengalami kenaikan. Awalnya kenaikan kasus hanya satu hingga dua kasus.

Sejak akhir pekan kemarin kenaikan kasus harian menjadi tiga hingga empat kasus. Kondisi tersebut menjadi perhatian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru.

Ada sejumlah kelonggaran dalam PPKM level 1 yang berlangsung hingga 6 Desember 2021 mendatang. Masyarakat tetap waspada terhadap penyebaran kasus covid-19.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekanbaru, Zarman Candra mengimbau agar masyarakat tidak lengah. Mereka harus tetap mewaspadai penyebaran covid-19 yang masih mengancam, terapkan Prokes maksimal di tengah masyarakat.

Zaman menilai harus ada upaya antisipatif peningkatan kasus covid-19. Adanya langkah antisipasi untuk mencegah kasus terus bertambah.

"Kita harus tetap waspada, walau kondisi Kota Pekanbaru sedang dalam kondisi terbaik selama PPKM," terangnya dalam Rapat Evaluasi bersama Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru, Selasa (23/11/2021).

Menurutnya, masyarakat harus tetap waspada karena beberapa hari ini ada kenaikan penambahan kasus harian. Ia menyadari ada tren kenaikan kasus harian dalam beberapa hari ini.

Dirinya bakal mempertanyakan hal ini kepada Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru. Kenaikan ini bisa saja karena terjadi kelonggaran selama PPKM level 2.

"Beberapa hari yang lalu nol, naik tiga sampai empat. Kita bakal pertanyakan ke dinas kesehatan beberapa hari ke depan," jelasnya.

Zarman juga mengingatkan camat dan lurah agar mengawasi tempat keramaian di wilayahnya. Mereka bisa mencegah pelanggaran prokes bersama unsur TNI dan polri.

"Ini jadi harapan pemerintah kota, dengan kasus covid-19 yang fluktuasi beberapa hari ini," jelasnya.

( Tribunpekanbaru.com )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved