Breaking News:

Berita Siak

66 Kampung di Siak Perangkatnya Belum Terlindungi, BP Jamsostek Sosialisasikan Regulasinya

DPMK Siak bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Siak mendorong semua penghulu dan perangkatnya terlindungi risiko sosialnya pada tahun anggaran 2022.

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Ariestia
Istimewa
Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Siak menjelaskan pentingnya perangkat desa terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan kepada 38 penghulu kampung, Rabu (24/11/2021) di gedung Tengku Mahratu Siak. 

Tujuannya agar satu persepsi tentang Permendagri 27 tahun 2021 tersebut sehingga pada 2022 seluruh perangkat kampung akan terdaftat di Bp Jamsostek.

“Berpedoman pada tahun 2021, perangkat kampung yang telah terlindungi sebanyak 560 orang dari 56 kampung,” kata dia.

Yori menambahkan, selain menyampaikan Permendagri nomor 27 tahun 2021, kepesertaan Bp Jamsostek ini juga diperkuat oleh Inpres nomor 2 tahun 2021 tentang implementasi program BPJS ketenagakerjaan.

Kemudian ada juga instruksi gubernur Riau nomor 230 tahun 2021 tentang program kepesertaan BPJS ketenagakerjaan.

“Kegiatan sosialisasi ini kita laksanakan bersama DPMK, sebab yang mengundang DPMK. Kami men ldorong perangkat kampung untuk penganggaran, setidaknya untuk program wajib yakni Jaminan Kecelakaan dan Kematian. Jika menambah program seperti Jaminan Hari Tua (JHT) tergantung kekuatan anggaran dari masing-masing kampung,” kata dia.

Sementara itu, Kepala DPMK Siak L Budhi Yuwono mengatakan pihaknya mendukung masing-masing kampung mendaftarkan perangkatnya ke Bp Jamsostek. 

Dorongan itu sesuai regulasi yakni Inpres nomor 2 tahun 2021, Instruksi Gubernur Riau nomor 230 tahun 2021 dan Permendagri nomor 27 tahun 2021.

“Risiko sosial pekerjaan bagi perangkat kampung juga harus terlindungi melalui Bp Jamsostek. Karena banyak manfaat dari program yang diikuti sehingga personality dari perangkat ini juga senang dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” kata dia.

Pemkab Siak selama ini telah menganggarkan di APBD untuk melindungi tenaga honorer di lingkungan Pemkab Siak.

Tahun 2022 kegiatan itu juga akan terus terlaksana.

“Sudah banyak honorer atau ahli waris yang menerima manfaat program Bp Jamsostek. Menurut kami terdaftar di BP Jamsostek sebuah keharusan sehingga kami memandang positif sosialisasi implementasi program BPJS Ketenagakerjaan ini untuk seluruh kampung,” kata dia. (tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved