Breaking News:

Berita Siak

Bupati Siak Jadi Pembicara Pada Forum SKK Migas-KKKS Wilayah Sumbagut

Bupati Siak Alfedri jadi pembicara pada forum SKK Migas-KKKS wilayah Sumbagut.

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Ariestia
Pemkab Siak
Bupati Siak Alfedri jadi pembicara pada forum SKK Migas-KKKS wilayah Sumbagut. FOTO: Bupati Siak Alfedri. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Bupati Siak Alfedri jadi pembicara pada forum SKK Migas-KKKS wilayah Sumbagut.

Satuan kerja khusus pelaksana kegiatan usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) terus mendorong peningkatan peran industri penunjang jasa dan barang dalam negeri.

Hal tersebut untuk seluruh pelaksanaan industri hulu Migas demi terciptanya efek berganda atau multiplier effect bagi perekonomian nasional dan daerah.

Untuk itu SKK Migas-KKKS Perwakilan Sumbagut gelar kegiatan Northern Sumatera Forum pada 23-25 November 2021, yang berlangsung di Hotel Best Western Premier Panbil, Kota Batam.

Kegiatan ini juga dikakukan bertujuan untuk membangun komunikasi dan koordinasi serta meningkatkan sinergi hubungan antara SKK Migas - KKKS dengan pemangku kepentingan di pusat dan daerah. Harapannya terbangun kesepahaman bersama terhadap beberapa peraturan dan kebijakan pemerintah serta pelaksanaan kegiatan di sektor industri hulu Migas, khususnya di wilayah regional Sumatra Bagian Utara.

Pada kegiatan itu, Bupati Siak Alfedri menjadi pembicara. Ia memaparkan tentang "Efek berganda Industri Hulu Migas bagi perkembangan Daerah". Ia juga memaparkan Kontribusi Usaha Hulu Migas PT BSP sebagai perusahan daerah terhadap pembanggunan di kabupaten Siak.

"Tema yang saya sampaikan seputar kontribusi usaha Industri Hulu Migas terhadap pembanggunan daerah. Berbicara tentang dampak industri migas ini, sangat banyak dirasakan oleh daerah, pertama dari dana bagi hasil, kemudian dari CSR, khusus Siak ada BUMD yang mengelola hulu Migas, yaitu PT Bumi Siak Pusako. Siak memiliki saham mayoritas di PT Bumi Siak Pusako tentu ada deviden dan juga pengembangan wilayah baru," ujarnya.

Kontribusi dari sektor Pertambangan dan Energi terhadap PDRB kabupaten Siak untuk tahun 2020 berjumlah 23,44 persen. Angka ini turun dari tahun sebelumnya, ini disebabkan harga minyak dunia turun di tahun 2020.

Bagaimana sesitifitas dari perkembangan industri migas terkait Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dengan pertumbuhan ekonomi di daerah? Di saat kontribusi migas turun 2020 pertumbuhan ekonomi juga mengalami penurunan.

"Pengaruh lain juga karena pendemi Covid-19, di lihat dari sisi pendapatan kontribusi dari usaha hulu Migas,” kata dia.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved