Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Komisi III DPRD Pekanbaru Dukung Penambahan Jam Pembelajaran Tatap Muka, Tapi Ini Syaratnya

DPRD Pekanbaru merespon positif rencana Disdik Pekanbaru, yang akan menambah jam pembelajaran tatap muka di sekolah, bagi siswa-siswi SD dan SMP.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru / Fernando Sikumbang
Peserta didik di SMPN 13 Kota Pekanbaru menjalani belajar tatap muka terbatas. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Komisi III DPRD Pekanbaru merespon positif rencana Disdik Pekanbaru, yang akan menambah jam pembelajaran tatap muka di sekolah, bagi siswa-siswi SD dan SMP.

Ini juga seiring dengan Kota Pekanbaru sejak Selasa kemarin (23/11/2021), berada di Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 penanganan Covid-19

Komisi III DPRD Pekanbaru yang membidangi pendidikan mengaku setuju, dengan rencana penambahan jam pelajaran tersebut.

Namun ada beberapa hal yang menjadi catatan Komisi III DPRD kepada Disdik.

Di antaranya mengenai penerapan prokes, ketersediaan alat prokes di sekolah, keseriusan para guru dalam proses belajar mengajar, serta kepastian jumlah siswa-siswi mengisi lokal.

"Termasuk juga kepastian pembagian jam belajar. Harus tetap dua sesi, jangan dipaksakan dimasukkan semua siswa-siswi yang ada," saran Anggota Komisi III DPRD Pekanbaru H Suherman, Rabu (24/11/2021) kepada Tribunpekanbaru.com.

Saat ini, jumlah jam pelajaran siswa-siswi SD dan SMP dari tiga sampai empat jam. Rencana Disdik Pekanbaru akan menambah dua jam lagi. Namun belum mendapat restu dari Tim Satgas Covid 19 Pekanbaru.

Kondisi ini juga diwanti-wanti Komisi III, meski Kota Pekanbaru kini berada di level I, penerapan prokes tetap menjadi prioritas utama. Apalagi pemerintah akan menetapkan status Level 3, pada 24 Desember 2021, seiring Natal dan Tahun Baru (Nataru).

"Tidak hanya kepada guru di sekolah, kepada para orangtua dan wali murid, kita minta tidak mengabaikan prokes. Jika memang anaknya dalam kondisi sakit, jangan paksakan masuk sekolah. Ini demi kebaikan bersama," tutur Politisi Partai Hanura ini.

Seperti diketahui, Sekretaris Disdik Pekanbaru Muzailis menjelaskan, penambahan jam belajar tatap muka ini, masih akan diajukan ke Satgas Covid-19.

Disdik berencana akan menambah 2 jam pelajaran untuk setiap pertemuan.

"Boleh atau tidaknya penambahan jam belajar tatap muka tersebut, keputusan akan tentukan oleh tim satgas. Tapi kita laporkan, sejauh ini, proses belajar tatap muka masih berjalan lancar dan aman. Belum ada laporan kasus terkonfirmasi positif di sekolah," katanya. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).  

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved