Breaking News:

Berita Riau

Rekonstruksi Kasus Pelecehan Mahasiswi Unri oleh Dekan FISIP, Ada 36 Adegan

Polisi melakukan rekonstruksi kasus dugaan pelecehan mahasiswi Unri yang menyeret nama Dekan FISIP Syafri Harto. Tersangka dan korban dihadirkan.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Ariestia
Tribunpekanbaru.com / Rizky Armanda
Polisi melakukan rekonstruksi kasus dugaan pelecehan mahasiswi Unri yang menyeret nama Dekan FISIP Syafri Harto. Tersangka dan korban dihadirkan. FOTO: Dekan Fisip Unri tersangka dugaan pelecehan seksual, menunduk melewati wartawan usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Mapolda Riau, Senin (22/11/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Polisi melakukan rekonstruksi kasus dugaan pelecehan mahasiswi Unri yang menyeret nama Dekan FISIP Syafri Harto. Tersangka dan korban sama-sama dihadirkan.

Dalam kasus ini, korbannya adalah mahasiswi Jurusan Hubungan Internasional (HI) FISIP UNRI, berinisial L (21).

Rekonstruksi yang menampilkan puluhan reka adegan ini, digelar pada Selasa (23/11/2021) kemarin.

"Ada sekitar 36 adegan dalam kegiatan rekonstruksi," kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, Rabu (24/11/2021).

Diungkapkan Sunarto, tersangka dan korban ikut dihadirkan di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Tapi tidak disatukan, tidak dipertemukan," jelas Sunarto.

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau, pihak yang menangani kasus ini, saat ini masih melengkapi berkas perkara tersangka.

Daftar saksi yang diperiksa pun terus bertambah. Teranyar, penyidik polisi telah memeriksa saksi ahli pidana dari Universitas Andalas (Unand), Padang, Sumatera Barat.

"Untuk saksi yang diperiksa bertambah satu lagi, yaitu saksi ahli pidana dari Unand," kata Kombes Sunarto.

Terhadap Syafri Harto, penyidik tidak melakukan tindakan penahanan. Syafri Harto hanya dikenakan wajib lapor 2 kali dalam sepekan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved