Breaking News:

Lawan Covid 19

Satgas Covid-19 Sebut Pemberlakuan PPKM Level 3 Untuk Menyelamatkan Nyawa Warga

Pemerintah akan memberlakukan PPKM level 3 di seluruh daerah di Indonesia pada saat libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022

Editor: Rinal Maradjo
TRIBUNPEKANBARU/DODI VLADIMIR
Petugas Kepolisian mendirikan posko penyekatan jalan dan pembatasan mobilitas arus lalu lintas pada saat PPKM Level 4 di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Senin (23/8/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Pemerintah akan memberlakukan PPKM level 3 di seluruh daerah di Indonesia pada saat libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Kebijakan itu dilakukan untuk mengendalikan persebaran kasus Covid-19 di tanah air yang sejak sebulan belakangan mulai melandai.

Anggota Satgas Penanganan Covid-19 Sub Bidang Mitigasi, Falla Adinda menegaskan, kebijakan PPKM level 3 itu sebagai bentuk penyelamatan nyawa manusia.

Pemerintah menegaskan, kebijakan tersebut bukan untuk mematikan aktivitas ekonomi khususnya pariwisata.

Alasannya, sektor pariwisata baru saja bergeliat di tengah kondisi kasus Covid-19 di tanah air yang mulai melandai.

"Ini sebenarnya bukan untuk mematikan lahan satu ataupun menghidupkan lahan lainnya tapi ini dipergunakan sebaik-baiknya dengan tujuan agar nyawa manusia tidak ada yang hilang," ujar Falla dalam Dialog Semangat Selasa KCPEN, Selasa (23/11/2021).

Menurut Falla, kejadian lonjakan kasus pada periode lalu menimbulkan trauma bagi masyarakat.

Untuk itulah, pemerintah mencegah kejadian itu terulang lagi dengan menekan kasus penularan virus corona semaksimal mungkin.

"Kita tentu tidak ingin agar kasus di bulan Juli kemarin terulang lagi. Jadi pemerintah mengambil langkah, bagaimana agar tidak terjadi pergerakan masyarakat, tidak ada kerumunan, tidak terjadi ada interaksi tidak terjadi keluar rumah, tidak terjadi perluasan kota dan lain sebagainya itulah tujuannya sehingga pemerintah menetapkan level PPKM level 3 ini," jelasnya

Terkait, kegiatan ekonomi yang kembali ditutup, kebijakan ini harus diambil karena pandemi ini belum selesai.

Ia pun mengingatkan, saat lonjakan kasus terjadi semua fasilitas kesehatan penuh, tenaga kesehatan lelah, serta banyak nyawa yang tidak terselamatkan.

"Sekarang kasus landai, ini yang harus sebenarnya dijaga. Mencoba agar Indonesia bisa mengendalikan angka Covid-19 ini sehingga ke depannya tahun bulan-bulan berikutnya tetap berada di poin seperti hari ini. Jadi mungkin kalau temen-temen di Bali hotelnya mulai jalan lagi teman-teman di Bandung misalnya wisata jalan lagi. Itu yang diharapkan," kata Falla. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved