Breaking News:

Berita Kuansing

Teror Oknum Catut Kajari Kuansing, Minta Uang Rp50 Juta ke Mantan Pejabat, Waspadai Nomor HP Ini

Kajari Kuansing, Hadiman meminta masyarakat diminta waspada aksi penipuan yang mencatut namanya. Minta uang Rp 50 juta ke mantan pejabat

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Nurul Qomariah
Tribun Pekanbaru/Dian Maja Palti Siahaan
Kepala Kejari Kuansing, Hadiman SH, MH menghimbau semua pihak tidak percaya oknum mengatasnakaman dirinya yang kini meneror sejumlah pejabat dan mantan pejabat di Kuansing. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Teror oknum catut nama Kajari Kuansing, minta uang Rp50 juta ke mantan pejabat. Minta uang Rp50 juta ke mantan pejabat.

Kepala Kejari (Kajari) Kuansing, Hadiman meminta masyarakat diminta waspada aksi penipuan yang mencatut namanya.

Pasalnya, sejumlah pejabat dan mantan pejabat khususnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuansing, mengaku telah diteror oleh oknum tak bertanggungjawab ini.

Bahkan ada orang yang dihubungi, lantas dimintai uang puluhan juta rupiah oleh pelaku.

Menurut Kajari Kuansing, Hadiman, sejumlah pejabat yang melapor kepadanya karena dihubungi seseorang yang mengaku dirinya itu, antara lain seperti Muradi, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dan Keluarga Berencana (DPMDKB) Kuansing.

Kemudian Nafisman, Kepala PMD Kabupaten Kuansing.

Lalu dr Irfan, Direktur RSUD Teluk Kuantan dan beberapa pejabat lainnya seperti Kepala BPKAD dan sejumlah camat.

Pelaku diketahui sempat meminta uang senilai Rp50 juta ke satu mantan pejabat di Kuansing.

Ia minta dikirimkan uang ke rekening Bank BRI atas nama Muhamad Faisal, dengan nomor: 077901002874501.

''Dia minta dikirimkan dalam waktu dua jam. Dari data rekening ini bisa dilacak orangnya," kata Hadiman, Rabu (24/11/2021).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved