Breaking News:

Ibadah di Masjid di Pekanbaru Terus Terapkan Protokol Kesehatan

Pelaksanaan ibadah di masjid-masjid di Pekanbaru terus menerapkan protokol kesehatan, walau kasus Covid-19 di Pekanbaru sudah rendah

Penulis: Nolpitos Hendri | Editor: Nolpitos Hendri
Tribun Pekanbaru/Nolpitos Hendri
Ibadah di Masjid di Pekanbaru Terus Terapkan Protokol Kesehatan. Foto: Pamplet protokol kesehatan di Masjid Paripurna Tsmaratul Iman 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pelaksanaan ibadah di masjid-masjid di Pekanbaru terus menerapkan protokol kesehatan, walau kasus Covid-19 di Pekanbaru sudah rendah.

Selain masjid paripurna di bawah bimbingan Pemko Pekanbaru dan Kemenag Pekanbaru, masjid-masjid di pemukiman warga juga masih menerapkan protokol kesehatan kepada jamaah saat ibadah.

Pantauan Tribunpekanbaru.com di Masjid Paripurna Nurussalam Jalan Taman Sari Pekanbaru, pelaksanaan ibadah masih mengikuti protokol kesehatan.

Setiap jamaah yang menjalani ibadah diwajibkan memakai masker, baik itu ibadah sholat lima waktu maupun ibadah sholat Jumat.

Selain itu, juga ada petugas yang melakukan pengukuran suhu tubuh jamaah saat memasuki masjid di setiap pintu.

Kemudian, juga disediakan sabun untuk mencuci tangan di area tempat berwuduk.

Bagi jamaah yang tidak memakai masker karena kelupaan atau hilang, disediakan masker.

Di luar masjid di beberapa titik juga dipasangi selebaran untuk mengingatkan warga mematui protokol kesehatan .

Seorang jamaah juga mengakui penerapan protokol kesehatan di Masjid Paripurna Nurussalam ini.

"Saya pernah sekali tidak pakai masker saat masuk masjid, karena masker saya basah saat berwuduk. Petugas di pintu memberi saja masker," ungkap seorang jamaah bernama Adi.

Sedangkan di dalam masjid, jarak antar jamaah saat sholat berjamaah juga sudah diatur dengan garis-garis.

Penerapan protokol kesehatan dalam beribadah juga diterapkan di Masjid Paripurna Tsmaratul Iman Jalan Pala Pekanbaru.

Pengurus masjid menyediakan masker bagi jamaah yang tidak memakai masker saat memasuki masjid.

Pada pintu masjid juga sipasangi pamplet bahwa di pelaksanaan ibadah di masjid ini harus mematuhi protokol kesehatan.

Pengurus juga menyediakan sabun cuci tangan di kawasan tempat berwuduk serta menyediakan masker bagi jamaah tang tidak punya masker.

Namun, hampir tidak ada jamaah yang datang tidak pakai masker, kalaupun ada karena jamaah tersebut kehilangan masker.

Seorang jamaah, Deden kepada Tribunpekanbaru.com menyebutkan, ia selalu memgikuti ibadah sholat lima waktu berjamaah serta sholat Jumat di masjid itu.

"Jarang saya lihat jamaah yang tidak pakai masker. Kalaupun ada, masjid ada menyediakan masker, biasanya jamaah yang melihat jamaah lain tak pakai masker akan mengambilkan masker untuk jamaah tersebut," jelas Deden.

( Tribunpekanbaru.com / Nolpitos Hendri )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved