Breaking News:

Lapor Pak Kapolri, Tahanan Di Polrestabes Medan Tewas Dianiaya, Sempat Diminta Uang Damai

Tahanan Polrestabes Medan tewas dianiaya. Sebelumnya keluarga korban diminta untuk menyerahkan uang damai sebesar Rp 10 juta

Internet
Ilustrasi-tahanan tewas di Polrestabes Medan 

"Jadi kami sudah mau berdamai dengan pelapor. Saat itu pelapor minta Rp 5 juta," kata Hermansyah, Rabu (24/11/2021).

Setelah sepakat untuk berdamai, Hermansyah menemui penyidik Sat Reskrim Polrestabes Medan.

Kala itu, Hermansyah menyampaikan adanya niat perdamaian antara korban dan terduga pelaku.

Mendengar hal itu, penyidik Bripda Sutrisno Butarbutar menanyakan berapa jumlah uang damai.

Hermansyah menerangkan, uang damai yang diminta pihak korban Rp 5 juta.

"Terus penyidik bilang, ini kasus besar, kenapa hanya Rp 5 juta. Kemudian saya bilang, pelapor yang minta segitu. Terus penyidik bilang samakan saja dengan pelapor. Artinya Rp 10 juta yang harus saya bayarkan (termasuk ke penyidik)," kata Hermansyah.

Karena tak ingin abangnya berlama-lama di dalam sel tahanan, terlebih sudah ada juga permintaan uang Rp 5 juta dari kepala kamar di Rumah Tahanan Polisi (RTP) Polrestabes Medan, Hermansyah dan keluarga berusaha mencari uang yang diminta.

Satu jam kemudian, Hermansyah menemui penyidik.

Namun, penyidik meminta agar Hermansyah datang lagi keesokan harinya.

Singkat cerita, setelah Hermansyah datang lagi keesokan harinya, penyidik diduga sengaja menggantung kasus ini dengan dalih petugas tidak sembarangan mencabut perkara.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved