Breaking News:

Sosok Mami Ambar Penjaja Puluhan Wanita yang Dijadikan PSK, Dijanjikan Gaji Hingga Rp 15 Juta

Nesi (41) alias Mami Ambar warga Sumbersuko, Kabupaten Lumajang ditangkap Anggota Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim.

Editor: Ilham Yafiz
Tribun Jatim/luhur pambudi
Mucikari, Nesi (41) alias Mami Ambar warga Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, saat dikeler Anggota Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Sosok Mami Ambar jalankan bisnis prostitusi, 29 wanita jadi korban perdagangan manusia olehnya.

Nesi (41) alias Mami Ambar warga Sumbersuko, Kabupaten Lumajang ditangkap Anggota Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim.

Wanita tamatan sekolah dasar itu, terlibat tindak pidana perdagangan manusia.

29 orang wanita telah menjadi korbannya. 23 orang di antaranya, berusia dewasa, sedangkan enam orang lainnya, masih berusia di bawah umur.

Semula, para korban dijanjikan Nani bakal diberi pekerjaan yang layak sebagai pemandu lagu atau ladies Companion (LC) di sebuah tempat karaoke di Pulau Dewata, Bali.

Namun ternyata, Nani malah menjajakan kemolekkan tubuh puluhan wanita itu kepada pria hidung belang di sebuah wisma yang dikelolanya di dalam rumah, bernama 'Wisma Penantian'.

Tarifnya, senilai Rp 200 ribu, untuk sekali kencan dengan seorang wanita binaan Nani.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengungkapkan, pelaku menjalankan praktik penipuan perdagangan manusia untuk bisnis prostitusi terselubung itu, seorang diri, sejak dua tahun lalu, yakni tahun 2019.

Para korbannya, kebanyakan dari luar Jatim, seperti Jakarta, Bandung, dan Lampung.

Sebagian besar, para korban tergiur dengan penawaran insentif pekerjaan sebagai LC yang dibuat Nani dalam sebuah unggahan informasi melalui akun media sosial (Medsos) Facebook (FB).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved