Breaking News:

BI Riau Gelar PTBI 2021, Bahas Perekonomian Terkini, Tantangan dan Prospek Ke Depan

Pertemuan ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk menyampaikan pandangan Bank Indonesia mengenai kondisi perekonomian terkini,

Penulis: Rino Syahril | Editor: Sesri
TribunPekanbaru/Rino Syahril
Bank Indonesia Riau menyelenggarakan Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2021 yang mengangkat tema "Bangkit dan Optimis: Sinergi dan Inovasi untuk Pemulihan Ekonomi". 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Bank Indonesia Riau menyelenggarakan Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2021 yang mengangkat tema "Bangkit dan Optimis: Sinergi dan Inovasi untuk Pemulihan Ekonomi".

Pertemuan ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk menyampaikan pandangan Bank Indonesia mengenai kondisi perekonomian terkini, tantangan dan prospek ke depan, serta arah kebijakan Bank Indonesia.

Arah kebijakan tersebut diharapkan dapat menjadi landasan dalam mewujudkan langkah bersama untuk memulihkan ekonomi dan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

PTBI 2021 dilaksanakan dalam suatu rangkaian, yang diawali dengan Paparan dari Gubernur Bank Indonesia dan Arahan Presiden Republik Indonesia. Kemudian, dilanjutkan dengan paparan dari Kepala Bank Indonesia Riau.

Pertemuan ini dihadiri oleh Anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah ( Forkopimda) yaitu Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, dan Danrem 031 Wira Bima.

Selain itu, juga dihadiri oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemprov. Riau, seluruh Pimpinan Daerah Kabupaten/Kota, kalangan Perbankan, Pesantren, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Gubernur Bank Indonesia mengemukakan bahwa sinergi kebijakan yang erat dan kinerja perekonomian tahun 2021 menjadi modal untuk terus bangkit dan optimis akan pemulihan ekonomi Indonesia yang lebih baik pada tahun 2022.

Penguatan sinergi dan inovasi ditujukan untuk menciptakan imunitas masal dari pandemi Covid-19 sebagai prasyaratan utama pemulihan ekonomi, pembukaan kembali sektor ekonomi prioritas, mendorong peningkatan permintaan domestik dan mendorong pertumbuhan yang lebih tinggi dalam jangka menengah melalui kebijakan reformasi struktural.

Presiden RI, Joko Widodo, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas sinergi dan komunikasi yang terjalin intens dan baik diantara jajaran otoritas, yaitu antara BI, OJK, LPS, dan Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Keuangan.

Hal ini menjadi kunci dalam mengelola dampak varian delta Covid 19 terhadap perekonomian nasional di 2021, sehingga setiap permasalahan yang munculkecil dapat terselesaikan. Ke depan, Presiden RI juga mendorong untuk mengembangkan ekonomi hijau dan memperkuat digitalisasi ekonomi, khususnya UMKM.

Kepala Bank Indonesia Provinsi Riau Decymus, dalam paparannya menyampaikan bahwa momentum pemulihan pertumbuhan ekonomi perlu terus dijaga. Pertumbuhan tersebut harus didukung oleh peningkatan inklusi ekonomi sehingga lebih optimal dalam memperbaiki kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kesenjangan sosial.

"Salah satu langkah strategis yang didorong oleh BI Riau yaitu digitalisasi perekonomian dan pengembangan UMKM," ujar Kepala Bank Indonesia Provinsi Riau Decymus

Pada tahun 2021, BI Riau bersinergi dengan seluruh Pemerintah Daerah di wilayah Riau membentuk Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD). Dengan terbentuknya TP2DD, seluruh pihak dapat saling bersinergi dan bekerja sama secara optimal untuk mendorong akselerasi dan perluasan implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemda (ETPD) di seluruh wilayah Provinsi Riau, terutama dari sisi pendapatan daerah sehingga dapat meningkatkan kekuatan fiskcal daerah untuk mendukung pembangunan ekonomi Riau.

Selain mendorong implementasi ETPD, Bank Indonesia juga mengakselerasi penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), yang dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk melakukan transaksi ekonomi, dan menjadi solusi bagi usaha mikro, subsisten dan kecil untuk meningkatkan omset dan skala usahanya, tanpa dihantui keterbatasan modal dan pembiayaan usaha. Bahkan dalam kegiatan Gerakan Riau Berwakaf, QRIS menjadi salah satu faktor kunci keberhasilan dalam meningkatkan kesadaran untuk berwakaf di kalangan masyarakat, termasuk milenial, untuk mendukung pemberdayaan ekonomi umat.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved