Breaking News:

Berita Riau

Gubernur Riau Sentil Kinerja PT Jamkrida, Kalau Duduk Manis Saja di Pekanbaru Tak Ada Gunanya

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menyentil kinerja PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Provinsi Riau

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Nurul Qomariah
Istimewa
Gubernur Riau Syamsuar sentil kinerja PT Jamkrida, kalau duduk manis saja di Pekanbaru tak ada gunanya. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menyentil kinerja PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Provinsi Riau.

Gubri menyebut, saat ini pemerintah daerah tidak lagi bisa hanya mengandalkan APBD saja.

Namun ia berharap deviden dari BUMD juga harus maksimal untuk menambah PAD bagi pemerintah daerah.

"Harus ada usaha, kalau duduk manis saja di Pekanbaru tak ada gunanya, jadi peluang-peluang itu harus dicari," kata Gubri saat menghadiri HUT ke-18 PT Jamkrida Riau, di Jalan Sumatera Pekanbaru, Jumat (26/11/2021).

"Apa gunanya BUMD itu dibuat kalau devidennya itu ke itu aja, naik sedikit, cuma buat nyenang-nyenangkan pemegang saham saja, itu tidak bekerja namanya," ucap Gubri menyentil sejumlah pejabat BUMD yang hadir dalam acara tersebut, termasuk komisaris dan Dirut Jamkrida dan Komisaris BRK yang duduk dibarisan depan pada acara tersebut.

"Kalau kita lincah bisa mencari ke mana-mana, oh banyak sumbernya, banyak peluang yang bisa dikejar," katanya.

Gubri juga meminta PT Jamkrida untuk meningkatkan kinerja, sehingga diharapkan kedepan deviden yang diberikan Jamkrida Riau ke Pemerintah Provinsi Riau bisa lebih besar.

"Sekarang perlu mencari uang. Karena itu kita harap suntikan dana yang disetujui DPRD itu dapat dimanfaatkan dengan baik. Hendaknya suntikan dana itu bisa meningkatkan kinerja ke depannya, yang pada akhirnya bisa menghasilkan deviden lebih besar," katanya.

Untuk meningkatkan deviden itu, lanjut Gubri, maka PT Jamkrida harus kerja keras dangan tim yang ada, sehingga potensi yang ada di Jamkrida dapat dimaksimalkan.

"Makanya kita minta dengan adanya penyertaan modal itu kerjanya lebih luas dan lebih meningkat lagi, agar devidennya bisa lebih besar," katanya.

Pasalnya, tahun ini Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Riau itu telah mendapat suntikan penambahan penyertaan modal usaha sebesar Rp25 miliar.

"Kami harap dengan adanya penyertaan modal Rp25 miliar yang telah disetujui DPRD, kiranya Jamkrida tidak hanya eksis di Riau, tapi juga ditingkatkan dan diperluar di Kepulauan Riau," kata Gubri.

( Tribunpekanbaru.com / Syaiful Misgio )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved