Breaking News:

Bikin Istri Terkulai Lemas Saat Berhubungan Badan Malam Pertama, Yang Dilakukan Suami Ternyata Fatal

Setelah acara pernikahan selesai dan tamu pulang, saksi mata mengatakan kedua pengantin dengan cepat masuk ke kamar.

Editor: Muhammad Ridho
Tribun Medan/ BBC
Ilustrasi 

Dokter mengatakan penyebab kematian pengantin wanita kemungkinan besar adalah tindakan fatal yang dilakukan pengantin pria pada leher istrinya.

Hal intim yang dilakuan pengantin pria secara langsung mempengaruhi arteri karotis di bagian luar leher si pengantin wanita.

Diketahui bahwa ini adalah arteri utama di daerah kepala dan leher, dengan koneksi ke otak dan jantung.

Liu Jianxiong, direktur Departemen Kardiologi, Rumah Sakit Rakyat Kedua Chengdu, mengatakan kepada Ettoday bahwa dua reseptor utama yang mengatur tekanan darah dan detak jantung terletak di sinus karotis dan ginjal.

Sinus karotis terletak di kedua sisi leher, sekitar 5-6 cm dari laring dan seukuran biji kedelai.

Waktu intim di bagian lehar yang berkepanjangan dan meninggalkan bekas akan membuat gumpalan darah.

Hal ini lantas menyebabkan penyumbatan dan berpindah ke otak atau turun ke jantung.

Semakin jelas tanda atau bekasnya, semakin besar ukuran gumpalan darah dan dapat menyebabkan stroke yang dapat mengancam jiwa.

Bukan hanya tindakan intim di leher, dokter juga menjelaskan bahwa melakukan hal serupa di belakang telinga juga sangat berbahaya.

Bagian belakang telinga memiliki banyak saraf sensorik, sehingga seringkali lebih sensitif.

Sirkulasi darah di sini juga lebih cepat daripada di daerah lain.

Tekanan berlebihan yang terbentuk saat intim di bagian inni dapat menyebabkan kerusakan pada gendang telinga dan gangguan pendengaran.

Sementara itu, kejadian serupa juga sempat dialami seorang pasangan pengantin baru di Brasil.

Tepat di malam pertama mereka, sang mempelai pria harus merelakan kepergian istrinya untuk selama-lamanya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved