Breaking News:

Minoritas Muslim Di India Dipaksa Ucapkan Puja dan Puji Untuk Dewa Oleh Ekstremis Hindu

Minoritas muslim di India selalu menjadi korban kekerasan oleh kelompok mayoritas. Mereka dipersekusi dan diganggu oleh kaum minoritas saat beribadah

Cature Twitter @Saurabh_Unmute
Puluhan aktivis ekstremis Hindu di India memprotes salat Jumat umat Islam 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Beberapa pedagang muslim di Kashmir diduga dipaksa meneriakkan puja puji terhadap dewa Hindu dan kutukan terhadap negara Pakistan oleh sekelompok ekstremis Hindu di Ranchi, Jharkhand, India di perbatasan Pakistan..

Polisi Jharkhand telah menangkap tiga orang yang merupakan bagian dari kelompok yang menyerang pria Kashmir.

Dilansir dari India Times, seorang pria 34 tahun dari Kashmir, yang mencari nafkah dengan menjual pakaian musim dingin, mengajukan pengaduan ke polisi, Sabtu (27/11/2021). 

Ia menyatakan bahwa sekelompok sekitar 25 orang menyerangnya dan beberapa pedagang lain dari wilayah serikat pekerja di daerah Doranda Ranchi dan memaksa mereka untuk melantunkan ''Jai Shri Ram'' dan ''Pakistan Murdabad''.

Sebuah video yang mengaku para pedagang Kashmir mengeluh tentang insiden itu diposting di Twitter.

Dalam video itu, salah satu dari mereka dipukuli tanpa ampun dan dipaksa meneriakan puja dan puji dewa Hindu dan mengutuk Pakistan.

"Apakah menjadi orang Kashmir adalah kejahatan. Mereka telah membuat hidup kami seperti neraka di sini. Bukankah kami orang India? Mereka selalu meminta kami untuk mengucapkan "Jai Shri Ram" dan "Pakistan Murdabad" Kami berempat dipukuli tanpa ampun... Kami orang India dan hukum sama untuk semua... Seharusnya tidak ada diskriminasi." ujarnya. 

Ketua Menteri Hemant Soren me-retweet tautan ke video tersebut dan meminta tindakan tegas terhadap para pelakunya.

"Tidak ada tempat untuk permusuhan dan diskriminasi agama di Jharkhand," kata Soren dalam tweetnya.

Inspektur Senior Polisi (SSP) Surendra Kumar Jha mengatakan kepada PTI bahwa penyelidikan atas kasus tersebut sedang berlangsung.

"Kami telah menahan tiga orang sehubungan dengan insiden itu. Investigasi telah dimulai dan tindakan akan diambil terhadap siapa pun yang terbukti bersalah," katanya.

India menjadi negara yang tak aman bagi minoritas muslim. Mereka selalu menjadi korban kekerasan dan diskriminasi.

Umat ​​Muslim di India yang melakukan shalat di tempat terbuka selalu dihalang-halangi oleh kelompok ekstremis Hindu dengan berbagai cara.

Umat ​​Muslim yang awalnya berkumpul untuk sholat diganggu puluhan orang yang meneriakan puji dan puja dewa Hindu. (Tribunpekanbaru.com).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved