Breaking News:

Berita Riau

Usut Dugaan Korupsi Bansos Siak,Kejati Riau Periksa 900 Lebih Saksi,Tak Terima Dituding Kongkalikong

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau sudah periksa 900 lebih saksi terkait kasus dugaan korupsi bansos di Siak

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM/RIZKY ARMANDA
Kasidik Bidang Pidsus Kejati Riau, Rizky Rahmatullah memastikan dugaan korupsi bansos Siak masih berlanjut prosesnya, Kejati Riau sudah periksa 900 lebih saksi.Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau sudah periksa 900 lebih saksi terkait kasus dugaan korupsi bansos di Siak.

Kejati Riau memastikan penanganan perkara dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Siak, masih terus berlanjut.

900 orang lebih saksi yang dimintai keterangan sebagian besar adalah orang yang menerima bansos, termasuk para ASN yang mengelola dana ini.

Dengan begitu, Kejati Riau pun menegaskan, jika tudingan yang menyebut ada kongkalikong dalam penanganan perkara ini, adalah tidak benar.

"Beberapa hari belakangan, kami menerima beberapa tuduhan dan fitnah terkait penanganan perkara penyimpangan bansos dan hibah, yang menyebut kami ada kongkalikong dengan beberapa pihak," kata Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik) Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Riau, Rizky Rahmatullah, saat kegiatan konferensi pers, Senin (29/11/2021).

Rizky menegaskan, penanganan kasus dugaan rasuah bansos dan hibah ini, masih terus berlanjut.

Ia pun membantah jika ada rumor yang menyebut perkara ini sudah dihentikan.

"Kasus ini telah tahap penyidikan. Sampai hari ini masih ada pemanggilan (saksi). Kita sampai saat ini telah mengeluarkan 1.364 surat panggilan, pagi ini pun masih ada pemeriksaan. Untuk yang diperiksa, sekitar 900-an orang," jelas Rizky.

Lanjut dia, hari ini pihaknya juga akan berdiskusi dan berkonsultasi dengan beberapa ahli terkait, atas beberapa temuan-temuan yang ada.

Rizky mengakui, proses penyidikan perkara ini memang memakan waktu yang lama. Sampai ada pihak yang menganggap sangat lama.

Menurutnya, jaksa penyidik sangat berhati-hati dalam menangani perkara ini. Karena jaksa memahami bahwa perkara ini rawan ditunggangi isu-isu bermuatan politik.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved