Breaking News:

UU Ciptakerja Inkonstitusional, Mahfud MD Yakinkan Tak akan Mengganggu Investasi

Mahfud mengatakan pemerintah menerima, menghormati, dan akan segera menindaklanjuti putusan MK.

Editor: Ilham Yafiz
DOKUMENTASI TRIBUNNEWS / IRWAN RISMAWAN
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Mahkamah Konstitusi menyatakan UU Ciptakerja inkonstitusional bersyarat, pemerintah diminta memperbaikinya.

Menanggapi hal itu, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD mengatakan pemerintah akan menjamin kepastian dan keamanan investasi yang akan masuk dan sedang berproses.

Mahfud mengatakan pemerintah menerima, menghormati, dan akan segera menindaklanjuti putusan MK.

Ia melanjutkan hal itu karena berdasarkan Undang-Undang Dasar putusan MK bersifat final dan mengikat sehingga tidak bisa ada upaya banding lagi.

Selain itu, ia menegaskan pemerintah menjamin investasi yang telah ditanam dan akan ditanam di Indonesia berdasarkan Undang-Undang nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja aman dan mempunyai kepastian hukum.

Menurutnya, hal itu karena MK menyatakan Undang-Undang tersebut berlaku sampai 2 tahun.

Selain itu, kata dia, apabila dalam 2 tahun tersebut ada investasi yang dibuat secara sah, maka tidak bisa dibatalkan dan punya kepastian sesuai kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

Perjanjian yang telah dibuat secara sah, kata dia, berlaku tidak bisa dicabut dengan begitu saja dan mengikat.

Selanjutnya, kata dia, pemerintah juga menjamin perjanjian investasi yang melibatkan pebisnis negara lain dan telah dilakukan tidak akan dibatalkan secara sewenang-wenang.

Oleh sebab itu, ia meminta masyarakat tidak khawatir karena Undang-Undang tersebut akan tetap berlaku.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved