Breaking News:

Video Berita

VIDEO: BBNK Razia dan Tes Urin Pengujung Wisma & Kafe di Pelalawan, 5 Orang Positif Narkoba

Ada 25 tamu wisma yang terjaring, 10 orang perempuan dan 15 orang laki-laki. Diantaranya banyak muda-mudi yang bukan suami istri tapi tidur bersama

Penulis: johanes | Editor: David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pelalawan menggelar razia di beberapa tempat hiburan dan wisma yang ada di Kota Pangkalan Kerinci pada Minggu (28/11/2021) dini hari lalu.

Razia dalam rangka mewujudkan Pelalawan Bersih dari Penyalahgunaan Narkoba (Bersinar) yang berlangsung mulai pukul 00.00 wib sampai 03.20 wib.

Beberapa tempat hiburan seperti cafe remang-remang sampai penginapan atau wisma didatangi tim BNNK Pelalawan untuk memeriksa kelengkapan para pengunjung dan tamu yang diduga terlibat penyalahgunaan narkoba.

"Ada laporan masyarakat yang sudah merasa terganggu kenyamanannya di sekitar tempat hiburan dan penginapan. Diduga menjadi tempat peredaran dan penyalahgunaan narkoba," ungkap Kepala BNNK Pelalawan, Kompol Khodirin SH MH, kepada tribunpekanbaru.com, Senin (29/11/2021).

Informasi yang didapatkan BNNK, jika cafe remang-remang dan wisma di Pangkalan Kerinci ramai digunakan di setiap akhir pekan dan kebanyakan untuk mengkonsumsi narkotika. Atas dasar informasi itu, BNNK mengerahkan seluruh personilnya untuk seluruh tempat-tempat yang membuat masyarakat resah.

"Kita lakukan cek urin di tempat sebagai deteksi penyalahgunaan narkoba terhadap pengunjung cafe dan tamu wisma," tambah Khodhirin.

Di sebuah wisma di Pangkalan Kerinci, BNNK Pelalawan memeriksa seluruh kamar yang ada dengan dibantu petugas resepsionis.

Ada 25 tamu wisma yang terjaring, 10 orang perempuan dan 15 orang laki-laki. Diantaranya banyak muda-mudi yang bukan suami istri tapi tidur bersama atau disebut kumpul kebo.

Dari 25 tamu itu didapati 3 orang positif Amphetamin atau kandungan yang terdapat dalam narkoba.

Tim BNNK Pelalawan kemudian bergerak ke cafe remang-remang untuk menyergap pengunjung yang sedang di dalam. Saat petugas datang, ada pengunjung yang melarikan karena takut terjaring. Ada delapan orang yang terjaring dan langsung dilakukan tes urin kepada mereka, ternyata dua orang diantaranya positif narkoba.

"Total ada lima orang yang positif narkoba dalam razia kemarin malam, dua diantaranya laki-laki dan 3 orang perempuan. Langsung kita bawa ke kantor untuk diproses lebih lanjut," tambah Khodhirin.

Kelima orang itu diminta keterangan dan asesmen untuk mengetahui peranan masing-masing sebagai penyalahgunaan narkoba atau bahkan sebagai pengedar. Jika sebagai korban penyalahgunaan mereka akan menjalani rehabilitasi dan kalau terlibat jaringan narkoba akan diproses secara hukum.

"Hanya saja kita tidak mendapatkan barang bukti narkoba dala razia itu. Ini terus kita dalami dan selidiki," pungkasnya.

( Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved