Breaking News:

Berdagang tanpa Bra, Penjualan Kue Wanita Ini Naik Berlipat-lipat: Kemudian Didatangi Polisi

Aranya mengatakan bahwa dia mulai membeli crepes darinya karena dia memiliki "gaya penjualan yang unik" dan rasa pancakenya enak.

Viral Press via The Sun/Kompas.com
Olive Aranya Apaiso, seorang penjual pancake di Thailand. Dia dilaporkan didatangi polisi lokal karena menjual dagangannya sambil mengenakan pakaian yang menunjukkan belahan dada. 

TRIBIUNPEKANBARU.COM - Tanpa bra, aksi berjualan mahasiswi ini membuat heboh.

Mahasiswi itu jualan jajanan crepes.

Dengan aksi itu, jualan Dia mendapatkan berkah dengan dagangannya yang laris maris.

Dia mampu menjual crepes jauh lebih banyak setelah mengenakan kardigan yang memperlihatkan belahan dadanya di ruang publik. Bahkan, dia berani tampil tanpa mengenakan bra. 

Mahasiswi cantik itu bernama Olive Aranya Apaiso. Usianya, 23 tahun. Dia menjual jajanan crepesnya di sebuah kios di Chian Mai, Thailand.

Awalnya, Olive hanya mampu menjual 30 kotak pancake. Lalu, dia memiliki ide untuk mengenakan kardigan berpotongan rendah milik temannya. 

Dari situ, foto Olive yang berparas cantik berjualan crepes tanpa bra membuat netizen bikin geger.

Sebab, dia mampu menjual empat kali lipat kotak crepes dalam satu hari.

Maklum, banyak pembeli yang tertarik datang untuk berfoto bersama Olive, terutama karena belahan dadanya terlihat jelas tanpa tali pengikat bra.

Olive memang berani menunjukkan belahan dadanya demi meningkatkan penjualan crepes di kios tempat dia bekerja.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved