Breaking News:

Berita Pelalawan

Pengendali Sabu 5 Kg di Pelalawan Dituntut Pidana Mati, Bagaimana dengan 3 Terdakwa Lain?

JPU Kejari Pelalawan menuntut satu dari empat terdakwa kasus penyelundupan sabu-sabu seberat 5 Kilogram dengan pidana mati

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM/JOHANNES TANJUNG
JPU Kejari Pelalawan menuntut satu dari empat terdakwa kasus penyelundupan sabu-sabu seberat 5 Kg dengan pidana mati di Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan, Selasa (30/11/2021). Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pelalawan menuntut satu dari empat terdakwa kasus penyelundupan sabu-sabu seberat 5 Kilogram dengan pidana mati di Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan, Selasa (30/11/2021).

Sidang digelar di PN Pelalawan yang dipimpin oleh majelis hakim yang diketuai oleh Armansyah Siregar SH MH yang juga ketua PN Pelalawan dan didampingi dua orang hakim anggota.

Sedangkan JPU Kejari Pelalawan dihadiri oleh Riki Saputra SH MH yang merupakan Kepala Seksi Pidana Umum (Pidum) dan didampingi Rahmat Hidayat SH.

Sedangkan keempat terdakwa yakni Apriadi sebagai pengendali narkoba, kemudian Ardian Desri Kaya, Syawal, Zamhur mengikuti persidangan secara virtual dari Rutan Kota Pekanbaru.

Penasihat hukum para terdakwa juga turut mengikut sidang baik virtual maupun hadir di ruang sidang.

Sidang dengan agenda tuntutan ini dimulai sekitar pukul 14.15 WIB.

Pembacaan tuntutan dilakukan terpisah antara terdakwa Apriadi dengan ketika rekannya.

JPU Riki Saputra membacakan tuntutan Apriadi yang merupakan otak penyeludupan sabu seberat 5 Kilogram itu.

Terdakwa dituding sebagai pengendali ketiga terdakwa lainnya yang membawa sabu ke Pelalawan.

Padahal keberadaan Apriadi sedang menjalani hukuman di Rutan Bengkalis untuk kasus yang sama.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved