Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Sah, DPRD Pekanbaru Resmi Paripurnakan Perda Tibum dan Ketentraman Masyarakat

Setelah dibahas secara bertahap, DPRD Pekanbaru mensahkan Ranperda Tibum dan Ketentraman Masyarakat, menjadi Perda Kota Pekanbaru

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Istimewa
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ir Nofrizal MM menandatangani Perda Tibum dan Ketentraman Masyarakat, di dampingi Walikota Pekanbaru Firdaus MT, dalam Rapat Paripurna, Senin malam (29/11/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Setelah dibahas secara bertahap, DPRD Pekanbaru mensahkan Ranperda Ketertiban Umum (Tibum) dan Ketentraman Masyarakat, menjadi Perda Kota Pekanbaru, Senin malam (29/11 /2021).

Pengesahannya bersamaan juga dengan paripurna pengesahan APBD 2022.

Juru Pansus Tibum dan Ketentraman Masyarakat DPRD Pekanbaru Sovia Septiana menyampaikan, tentang Ranperda ini, pemerintah daerah punya tanggung jawab khusus dalam menciptakan keamanan, di tengah masyarakat.

Terutama mengenai ketertiban umum, yang kini sudah ada payung hukumnya, yakni Perda Tibum dan Ketentraman Masyarakat, yang sudah disahkan.

Pansus DPRD Pekanbaru mengawal pembahasan Ranperda Tibum dan Ketentraman Masyarakat ini, sudah melaksanakan pembahasan secara bertahap bersama OPD terkait, tenaga ahli dan pihak lainnya.

Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ir Nofrizal MM yang memimpin paripurna mengharapkan, setelah disahkan Perda ini, diharapkan segera diundangkan dalam lembaran daerah.

"Kita harapkan nanti agar Perda ini benar-benar di jalankan, sesuai dengan yang dibahas dalam Pansus. Setelah itu nanti disosialiasikan ke masyarakat, agar bisa dipahami," harap Nofrizal.

Walikota Pekanbaru Firdaus MT mengaku, pembahasan yang dilakukan Pansus ini, patut diapresiasi. Sebab, Pansus sudah bekerja maksimal, hingga ini bisa sahkan.

"Kami mewakili Pemko Pekanbaru, menyampaikan rasa terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada Pansus, karena sudah bekerja keras membahasnya sampai selesai," sebutnya.

Setelah disahkan ini, maka akan dikirim ke Gubernur Riau untuk diverifikasi lagi. Setelah itu, baru masuk dalam lembar daerah. 

Seperti diketahui, pembahasan Ranperda Tibum dan Ketentraman Masyarakat yang merupakan revisi Perda No 5 Tahun 2002 ini dilatarbelakangi, karena perkembangan Kota Pekanbaru sudah semakin pesat. Kondisi Ketertiban Umum Tahun 2002 lalu di Pekanbaru, tidak sama dengan sekarang. Jauh meningkat pesat, serta mengharuskan Perda ini direvisi.

Bahwa jumlah pasal yang ada dalam Perda ini sudah disepakati sebanyak 49 pasal. Sebelumnya jumlah pasal yang diusulkan Pemko Pekanbaru sebanyak 53 pasal, namun sempat dikurangi menjadi 51 pasal.  (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved