Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Rumah Dinas Wakil Ketua DPRD Riau Diserang 10 Preman, Polisi Lakukan Penyelidikan

"Saya pulang isya dari masjid tadi lalu main sama anak. Tiba-tiba ada 10 orang berbadan besar, preman, ribut di rumah saya," ucap Agung.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Rumah dinas Wakil Ketua DPRD Riau, Agung Nugroho yang berada di Jalan Sumatera, Kota Pekanbaru, diserang oleh 10 orang diduga preman, Senin (29/11/2021) malam tadi.

Terkait kejadian ini, Agung Nugroho sudah membuat laporan resmi ke Polda Riau. Politisi Demokrat ini langsung menuju ke Markas Korps Bhayangkara Riau pada malam itu juga.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto mengatakan, laporan Agung Nugroho sudah diterima petugas.

Saat ini proses penyelidikan sedang berjalan.

"Sudah diterima tadi malam laporannya. Saat ini sedang penyelidikan," kata Sunarto, Selasa (30/11/2021) pagi.

Disebutkan Kabid Humas, sejumlah pihak sudah dipanggil untuk dimintai keterangan berkenaan dengan kejadian tersebut.

"Sudah ada yang dipanggil," beber Sunarto.

Informasi yang dihimpun, 10 orang diduga preman yang mendatangi rumah Agung Nugroho, membuat keributan dengan berteriak-teriak memanggil Wakil Ketua DPRD Riau itu.

Agung Nugroho kepada wartawan menuturkan, keributan yang terjadi di rumahnya terjadi usai dirinya pulang menunaikan salat Isya di masjid.

"Saya pulang isya dari masjid tadi lalu main sama anak. Tiba-tiba ada 10 orang berbadan besar, preman, ribut di rumah saya," ucap Agung.

Dipaparkannya, mereka yang datang menggedor-gedor pagar dan terlibat cekcok dengan petugas keamanan yang menjaga rumah dinas tersebut. Bahkan sempat terjadi perkelahian.

"Ada kontak fisik sama security. Bilang mana Agung, mana Agung, keluar. Bilang gitu. Saya sudah nggak terlalu jelas dengar. Yang jelas anak-anak takut di dalam," ucap Agung.

Agung berujar, dia sepertinya tahu siapa pihak yang menjadi dalang dengan membuat keributan di rumahnya itu.

Dia mengaku juga mengenal para pelaku termasuk apa uang menjadi motif terjadinya keributan.

"Saya sudah tahu apa. Tapi nanti saja saya ceritakan di Polda. Ada yang kenal. Semuanya sudah tahu. Dan mereka menyebutkan identitasnya. Dan sudah kita perkirakan ada kejadian seperti ini. Saya lapor ke Polda," sebut Agung.(tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved