Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Konsep Pasar Agus Salim Pasca Relokasi Pedagang, Ini Respon DPRD Pekanbaru

Disperindag Pekanbaru sudah mulai melakukan penataan Pasar Agus Salim, mulai Senin (29/11/2021) kemarin. Begini respon DPRD Pekanbaru.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
TRIBUNPEKANBARU.COM/DODI VLADIMIR
Disperindag Pekanbaru sudah mulai melakukan penataan Pasar Agus Salim, mulai Senin (29/11/2021) kemarin. Begini respon DPRD Pekanbaru. FOTO: Kondisi Pasar Agus Salim, Pekanbaru setelah dibongkar, Jumat (19/11/2021). Sehari sebelumnya terjadi kericuhan antara pedagang dan petugas saat pembongkaran lapak. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Disperindag Pekanbaru sudah mulai melakukan penataan Pasar Agus Salim, mulai Senin (29/11/2021) kemarin. Begini respon DPRD Pekanbaru.

Ini bisa dilakukan, pasca direlokasinya pedagang pekan kemarin, ke tempat yang sudah disiapkan Pemko Pekanbaru.

Seperti diketahui, Pemko Pekanbaru akan menyerahkan pengelolaan Pasar Agus Salim ke depannya, kepada Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Pekanbaru.

LPM ini lah nanti yang merancang pusat kuliner di kawasan tersebut, terutama mulai sore hingga malam hari. Sementara untuk pagi harinya, dimanfaatkan oleh pedagang sayur mayur hingga pukul 08.00 WIB.

Komisi II DPRD Pekanbaru yang membidangi masalah pasar ini, merespon positif rencana baik Disperindag tersebut. Namun wakil rakyat meminta, agar rencana positif ini, jangan hanya sekadar teori saja.

"Kita dukung program ini, sepanjang menguntungkan masyarakat banyak. Kita harapkan segera terealisasi pusat kuliner yang sudah lama didengungkan tersebut," kata Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru Eri Sumarni AMp, kepada Tribunpekanbaru.com, Rabu (1/12/2021).

Politisi Partai Hanura ini berharap, agar kawasan Agus Salim tersebut, benar-benar ditata dengan baik. Sehingga terlibat bersih, nyaman dan penuh estetika kemelayuan.

Nantinya bisa dijadikan sebagai destinasi kuliner yang bisa dianggarkan.

Eri Sumarni mengingatkan pengelola kawasan ini, jangan asal kelola saja. Tapi benar-benar terkonsep dengan baik, sehingga bisa mengundang banyak konsumen kuliner untuk datang.

"Kita tekankan di sini, pengelolaan tempat ini, jangan hanya sekadar lips servis semata. Penataannya tentu harus sesuai visi misi Kota Pekanbaru, sebagai Kota Smart City Madani. Ini yang harus dicamkan dari sekarang," sebutnya mengingatkan.

Kepala Disperindag Pekanbaru Ahmad Ingot membenarkan, bahwa pedagang sayur memang hanya dibenarkan berjualan pagi hingga pukul 08.00. Selanjutnya, pedagang wajib membersihkan pendestrian tersebut dari sampah apapun.

Sebab, mulai sore hingga malan ini akan diisi dengan jajanan kuliner, pusat oleh-oleh, wisata dan budaya.

"Kita mulai Senin ini. Tapi ke depannya, kita tidak hanya mengelola kawasan Agus Salim saja, tapi juga kawasan di sekitarnya akan dikelola secara bertahap," janjinya. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved