Breaking News:

Berita Siak

Perusahaan Hulu Migas dan BBKSDA Riau Bicarakan Nasib TNZ di Jakarta

Nasib Taman Nasional Zamrud (TNZ) terus dibicarakan dari meja-meja ekslusif, termasuk terhadap pengelolaanya.

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Ariestia
Istimewa
Bupati Siak menyampaikan sambutan saat acara PKS BOB PT BSP-PHE dengan BBKSDA Riau terkait pengelolaan TNZ, Selasa (30/11/2021) di Jakarta. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Nasib Taman Nasional Zamrud (TNZ) terus dibicarakan dari meja-meja ekslusif, termasuk terhadap pengelolaanya.

Selasa (30/11/2021) kemarin, diadakan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk pengelolaan TNZ antara Badan Operasi Bersama (BOB) PT Bumi Siak Pusako (BSP)-Pertamina Hulu Energi (PHE) dengan Balao Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau di ballroom II, lantai I Js Luwansa hotel and convention center, Jakarta.

"Alhamdulillah, saya menyaksikan penandatanganan kerja sama untuk pengelolaan TNZ, antara BOB PT. BSP - PHE BBKSDA Riau di lokasi. Kami menilai ini sangat penting dilakukan, bagaimana kita memanfaatkan potensi Migas di kawasan TNZ, dengan menjaga keseimbangan ekosistem dan pengelolaan sumberdaya hayati di TNZ tetap terjaga," kata Bupati Alfedri.

Bahkan ia mengapresiasi dilakukannya penandatanganan perjanjian kerjasama itu. Alasannya BOB PT BSP-PHE harus memiliki ladang baru untuk meningkatkan produksi.

Selain itu kata dia, Pemerintah kabupaten Siak juga memiliki komitmen terhadap pelestarian lingkungan dengan mencanangkan Program Siak Hijau melalui Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Siak pada tahun 2021.

"Potensi Migas yang ada kita manfaatkan, namun pengembangan wilayah baru, benar-benar memperhatikan pelestarian lingkungan. Sesuai dengan komitmen kita pada program Siak Hijau," katanya.

Direktorat Jendral (Dirjen) Konservasi Sumberdaya Alam dan Ekosistem Kementerian LHK Wiratno yang juga hadir pada kesempatan itu menyampaikan, Kementerian LHK mendukung penuh PKS tersebut. Ia berpesan agar semua kegiatan dilaksanakan sesuai ketentuan.

"Mengenai pemanfaatan potensi Migas sebagai industri strategis dan kegiatan strategis yang tidak terelakkan di kawasan TNZ Zamrud. Namun dilaksanakan apabila sudah ada penetapan sebagai Project Strategis Nasional (PSN) oleh Menteri ESDM," kata dia.

PKS itu juga dihadiri, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Siak Hendrisan.

Penandatanganan tersebut juga disaksikan oleh Dirjend Konservasi Sumberdaya Alam dan Ekosistem Kementerian LHK Wiratno, General Manager BOB PT BSP-Pertamina Hulu Ridwan, Kepala Departemen Humas SKK Migas Perwakilan Sumbagut Yanin Kholison. (tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved