Breaking News:

Berita Siak

Pemkab Siak Terima DIPA dan Dana Transfer Rp 1,4 T

Pemerintah Kabupaten Siak melalui Bupati Siak Alfedri telah menerima Penyerahan DIPA dan BDAT ke daerah serta dana desa (DD) tahun anggaran 2022.

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Ariestia
Istimewa
Bupati Siak Alfedri memberi hormat kepada Gubri Syamsuar usai menerima DIPA sebesar Rp 1,4 T, Rabu (1/12/2021) di gedung daerah Riau, Pekanbaru. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Pemerintah Kabupaten Siak melalui Bupati Siak Alfedri telah menerima Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Daftar Alokasi Transfer (BDAT) ke daerah serta dana desa (DD) tahun anggaran 2022.

Penyerahan DIPA, BDAT dan DD itu dilaksanakan di Balai Pauh Janggi Gedung Daerah Riau.

Bupati Alfedri langsung menerimanya dari tangan Gubernur Riau Syamsuar. Acara tersebut menjadi momen Alfedri berjabatan tangan kembali bersama Syamsuar.

Alfedri mengucapkan rasa syukur bahwa pembahasan hingga penerimaan dana ini sesuai target waktu. DIPA tersebut berisikan Transfer Umum dan Transfer Khusus berupa Dana Perimbangan.

Dana perimbangan itu meliputi Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus Fisik, Dana Alokasi Khusus Non Fisik, Dana Insentif Daerah dan Dana Desa.

"Semoga DIPA ini dapat lebih menggesa pembangunan di Kabupaten Siak dengan harapan ke depan seluruh yang direncanakan terlaksana dengan baik dan tepat sasaran," kata Alfedri. 

Sedangkan Syamsuat menyampaikan, APBN tahun 2022 memiliki peran sentral. Pada APBN 2022 total alokasi yang diterima di Provinsi Riau adalah sebesar Rp 29,1 Triliun.

Anggaran itu rinciannya belanja Pemerintah Pusat sebesar Rp 7,6 Triliun pada 41 Kementerian/Lembaga di Provinsi Riau dan alokasi Transfer ke daerah dan Dana Desa sebesar Rp 21,5 Triliun.

"Hal ini diharapkan menjadi instrumen utama dalam menghadapi krisis yang diakibatkan oleh pandemi Covid 19, baik pada sisi kesehatan maupun pada sisi perekonomian yang pada akhirnya dapat mendukung pertumbuhan ekonomi regional Riau dengan tujuan akhir untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata dia.

Terkait dengan pengelolaan keuangan daerah yang saat ini sudah baik, kepada semua Kabupaten/Kota agar dilaksanakan lebih baik lagi pada 2022 nanti.

Ia meminta kabupaten kota mengelola uang sesuai perencanan dan program yang telah disepakati, serta menerapkan prinsip yang akuntabel dan transparan. (tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved