Breaking News:

IJN Jadi RS Pertama di Asia yang Berhasil Lakukan Perawatan Katup Jantung yang Inovatif

Pertama di Asia, Institut Jantung Negara berhasil menjadi rumah sakit yang melakukan perawatan jenis baru untuk pasien dengan katup jantung bocor

Penulis: Alex | Editor: Rinal Maradjo
tribunpekanbaru.com
Direktur Klinis Gagal Jantung dan Transplantasi Jantung, Konsultan Ahli Jantung, IJN, Dato' Dr Azmee Mohd Ghazi saat sampaikan materi secara virtual, Rabu (1/12/2021) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pertama di Asia, Institut Jantung Negara (IJN) berhasil menjadi rumah sakit yang melakukan perawatan jenis baru untuk pasien yang menderita regurgitasi trikuspid atau katup jantung bocor.

Direktur Klinis Gagal Jantung dan Transplantasi Jantung, Konsultan Ahli Jantung, IJN, Dato' Dr Azmee Mohd Ghazi mengatakan, perawatan ini merupakan prosedur invasif minimal yang melibatkan penggunaan sistem pengiriman katup kering yang dimuat sebelumnya, yang disebut sistem Katup Bikaval Transkateter TricValve® (Bioprosthesis).

"Penunjukan Perangkat Terobosan untuk TricValve® dan bioprostesis digunakan untuk pasien dengan regurgitasi trikuspid berat (katup bocor) dengan risiko tinggi untuk operasi jantung terbuka," kata Dr Azmee Mohd Ghazi dalam konferensi pers melalui virtual, Rabu (1/12/2021) sore.

Ia menjelaskan, prosedur tersebut dilakukan di IJN pada 6 Mei 2021 lalu, yang dilaksanakan langsung oleh tim Gagal Jantung dan Transplantasi Jantung serta Departemen Kardiologi.

Diterangkannya, sistem TricValve® secara khusus dikembangkan untuk pasien yang menderita regurgitasi katup trikuspid, terutama mereka yang tidak dapat mengontrol gejalanya melalui perawatan lain dan dianggap terlalu berisiko tinggi untuk pembedahan.

"Regurgitasi katup trikuspid adalah suatu kondisi di mana selebaran katup trikuspid tidak dapat menutup dengan benar, menyebabkan aliran balik darah, atau 'emuntahkan' ke ruang kanan atas jantung dan dalam kondisi parah ke dalam cava. Jika tidak diobati, kondisi ini dapat menyebabkan gagal jantung," imbuhnya.

Sedangkan penyebab umum dari kondisi ini adalah peningkatan ukuran bilik jantung kanan bawah atau ventrikel kanan, yang dapat menyebabkan ketegangan pada kemampuan katup trikuspid untuk berfungsi.

"Pasien mungkin mengalami gejala seperti kelelahan, irama jantung yang tidak normal, sesak napas, dan pembengkakan pada kaki dan perut. Namun, tanda-tanda ini seringkali tidak berkembang sampai kondisinya menjadi parah," ujarnya.

Untuk pasien dengan regurgitasi katup trikuspid ringan ditangani dengan obat-obatan untuk meredakan gejala, dan pasien dengan kondisi parah mungkin memerlukan perbaikan atau penggantian katup jantung.

Ia juga menjelaskan bahwa, tidak semua pasien mampu menahan risiko operasi atau mungkin memiliki kondisi lain yang membuat mereka tidak cocok untuk prosedur tertentu.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved