Breaking News:

Berita Riau

Gubernur Riau Berharap BKMT Riau Bantu Sosialisasi Bahaya Narkoba ke Masyarakat

BKMT Provinsi Riau diminta untuk terus membantu Pemprov Riau, terutama dalam hal menggencarkan sosialisasi bahaya narkoba kepada masyarakat

Penulis: Alex | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM/ALEX SANDER
Potong tumpeng oleh Ketua BKMT Riau Septina Primawati Rusli, didampingi Gubernur Riau, Syamsuar, Ketua Umum BKMT Pusat Hj Syifa Fauzia M Art, serta jajaran pengurus BKMT se-kabupaten/kota di Alam Mayang Pekanbaru, Sabtu (4/12/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Riau diminta untuk terus membantu Pemprov Riau, terutama dalam hal menggencarkan sosialisasi bahaya narkoba kepada masyarakat.

Sosialisasi bisa dilakukan kepada masyarakat Riau secara keseluruhan, melalui organisasi yang ada di masing-masing daerah.

Hal ini disampaikan oleh Gubernur Riau, Syamsuar dalam menyampaikan sambutan dalam acara puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) BKMT ke-23 yang diselenggarakan di Alam Mayang Pekanbaru, Sabtu (4/12/2021) kemarin.

Dikatakan Syamsuar, sampai saat ini narkoba masih terus mengancam generasi muda, dan beredar di mana-mana.

Jika para generasi salah bergaul dan tidak mendapatkan pemahaman tentang narkoba lebih dalam, maka akan sangat gampang untuk mencoba narkoba lalu kecanduan.

"BKMT kita harapkan bisa membantu memberikan pencerahan kepada masyarakat, terutama masalah narkoba yang saat ini masih menjadi momok bagi kita. Kasihan para generasi kita yang saat ini di lingkungan mereka sangat banyak godaan untuk mencoba narkoba,” ujar syamsuar dalam kesempatan itu.

“ Jangan sampai anak cucu dan generasi kita hancur karena kurangnya mendapatkan pemahaman tentang narkoba," imbuh Syamsuar.

Tidak hanya itu, pihak BKMT diharapkan Pemprov Riau juga bisa masuk ke lembaga permasyarakatan, dalam memberikan pencerahan kepada narapidana, terutama narapidana anak dan perempuan.

"Kita juga meminta BKMT untuk bisa memberikan pendidikan agama juga bagi para narapidana. Karena yang masuk ke penjara ini jug ada yang barangkali tak bisa baca quran dan sebagainya," ujarnya.

Ia juga berharap, Riau yang memiliki budaya melayu dan telah melekat dengan adanya salawat termasuk berzanji, diharapkan ini juga bisa dihidupkan kembali di semua pelosok kabupaten/kota.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved