Breaking News:

Berita Dumai

Plt Kepala Disdikbud Dumai Tegaskan Tidak Ada Libur Sekolah Setelah Ujian

Plt Kepala Disdikbud Dumai menegaskan agar sekolah dari tingkat PAUD,TK,SD dan SMP tidak meliburkan khusus anak didiknya selama periode Nataru

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Plt Kepala Disdikbud Dumai menegaskan agar sekolah dari tingkat PAUD,TK,SD dan SMP tidak meliburkan khusus anak didiknya selama periode Nataru. FOTO ILUSTRASI: Ujian sekolah. (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Plt Kepala Disdikbud Dumai, Yusmanidar menegaskan agar sekolah dari tingkat PAUD,TK,SD dan SMP tidak meliburkan khusus anak didiknya selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai, mengeluarkan surat penting nomor 420/3.325.04/DISDIKBUD-SEKR tentang kegiatan Proses Belajar Mengajar (PBM) tahun 2021/2022 mengacu pada Surat Edaran Sekretaris Jendral Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi nomor 29 tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 pada saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru Tahun 2022 (Nataru).

Periode Nataru itu mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 mendatang.

"Sekolah dilarang memberlakukan libur sekolah setelah ujian, jadi tidak ada libur sekolah setelah ujian semester," katanya, Minggu (5/12/2021).

‎Dirinya menjelaskan, Pembagian rapor semester ganjil ditetapkan pada l 8 Januari 2022 dengan tanggal rapor 20 Desember 2021.

Proses belajar mengajar di sekolah agar selalu memprioritaskan protokol kesehatan dengan senantiasa menggunakan masker dan tidak melakukan berkerumunan.

Ia mengatakan akan terus memantau aktifitas belajar mengajar untuk melihat apakah sekolah ada yang meliburkan anak didiknya usai menjalani ujian.

Berdasarkan, surat Sekjen Kemendikbud Riset dan Teknologi tegas mengatakan tidak meliburkan secara khusus kegiatan pendidikan di satuan pendidikan selama periode Nataru pada tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan tanggal 2 Januari 2022.

Yusmanidar menerangkan, berdasarkan surat tersebut, Sekolah mesti menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang lebih ketat di satuan pendidikan dengan pendekatan 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun / hand sanitizer, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan) dan 3T (testing, tracing, treatment).

Selanjutnya, tidak memberikan cuti kepada pendidik dan tenaga kependidikan Aparatur Sipil Negara selama periode Nataru pada tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan tanggal 2 Januari 2022.

Kemudian, ia mengimbau kepada penyelenggara satuan pendidikan yang diselenggarakan masyarakat untuk menunda pengambilan cuti bagi pendidik dan tenaga kependidikan di satuan pendidikannya setelah periode libur Nataru.

Yusmanidar mengimbau kepada warga satuan pendidikan untuk tidak bepergian dan tidak pulang kampung ke luar daerah dengan tujuan yang tidak primer/tidak penting/tidak mendesak selama periode Nataru.

"Ini semua dilakukan untuk kebaikan bersama dalam upaya mencegah penyebaran virus corona di Kota Dumai. Kondisi Dumai saat ini sudah baik, tingkat kasus sudah melandai bahkan beberapa pekan tak ada penambahan kasus baru. Prestasi ini harus dipertahankan," pungkasnya

(tribunpekanbaru.com/donny kusuma putra)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved